Rabu
21 Oktober 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Tulungagung Buka Pintu Bagi Generasi Muda Gabung PDI Perjuangan

IMG-20250801-WA0003_copy_576x397
Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur  Erma Susanti.

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung membuka pintu bagi generasi muda yang ingin bergabung atau terjun dalam bidang sosial dan politik.

Keseriusan memberi kesempatan pada generasi muda ini tertuang dalam instruksi Partai dalam penyusunan struktur PDI Perjuangan ke depan dengan komposisi 45 hingga 50 persen anak muda untuk struktur di tingkat PAC (Kecamatan) hingga Ranting (Desa).

“Buka pintu selebar-lebarnya untuk generasi muda potensial di lingkungan masing-masing. Regenerasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan keberlanjutan napas partai,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, antusiasme publik terhadap PDI Perjuangan saat ini cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan adanya ketertarikan dari elemen luar partai yang ingin bergabung dengan PDI Perjuangan. Dengan kata lain, PDI Perjuangan memiliki daya tarik tersendiri di akar rumput.

Meski demikian, daya tarik yang dimiliki saat ini masih tidak cukup. Seluruh struktur dan kader Partai di Kabupaten Tulungagung harus tetap menjaga soliditas internal dalam melaksanakan reorganisasi melalui mekanisme Demokrasi Pancasila.

“Dalam penyusunan struktur mulai dari PAC hingga Ranting dilarang keras menggunakan budaya voting-votingan yang kerap memicu perpecahan. Rembukan atau musyawarah mufakat adalah harga mati,” jelas Erma.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui, lanskap politik tahun 2029 hingga 2030 terdapat sekira 70 persen pemilih pemula yang terdiri dari Generasi Milenial, Gen Z dan Gen Alpha.

Jika di Kabupaten Tulungagung kalah dalam preferensi anak muda, maka PDI Perjuangan akan selesai karena bonus demografi ini adalah pedang bermata dua. Jika dikelola dengan benar akan menjadi lumbung suara dan akan menjadi ancaman eksistensial jika partai gagal beradaptasi.

“PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung tidak lagi kaku, tapi selalu hadir di ruang-ruang digital kreatif yang digandrungi anak muda seperti program Soekarno Leadership Camp yang bisa menjadi ujung tombak ideologisasi gaya baru,” ungkapnya.

Selain itu, DPC Tulungagung juga meluncurkan program podcast “Ruang Muda” dan mulai aktif di media sosial seperti Instagram sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan sedang bertransformasi menjadi partai modern.

“PDI Perjuangan harus menjadi partai yang relate dengan kegelisahan dan gaya hidup generasi muda, tanpa meninggalkan akar ideologisnya,” tandasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...