Minggu
16 Agustus 2026 | 8 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Tegaskan Keseriusan DPRD Jatim Tindaklanjuti Peringatan Kemenkes soal Virus Nipah

pdip-jatim-251123-sub

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisawarno menegaskan pihaknya serius menindaklanjuti peringatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait potensi penyebaran Virus Nipah (NiV), menyusul laporan kasus terbaru di India.

Meski hingga kini belum ditemukan kasus konfirmasi di Indonesia, Untari menilai langkah antisipatif harus dilakukan sejak dini, terutama di Jawa Timur yang memiliki karakter sebagai provinsi agraris dengan interaksi erat antara manusia, ternak, dan satwa liar.

“Kami tidak menunggu sampai ada kasus. Peringatan dari Kemenkes ini menjadi alarm penting bagi daerah untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Untari di Surabaya, Kamis (5/2/2026).

Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu menyebut Komisi E mendorong pemerintah provinsi memperkuat mitigasi berbasis data ilmiah. Mulai dari surveilans penyakit zoonosis, pemantauan hewan reservoir, hingga kesiapan fasilitas laboratorium kesehatan.

Menurutnya, tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi hewan ternak di Jawa Timur berpotensi mempercepat penyebaran penyakit apabila tidak diantisipasi secara komprehensif.

Sejalan dengan imbauan Kemenkes RI, masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), berhati-hati mengonsumsi buah segar atau minuman tradisional seperti nira, serta memastikan makanan dimasak hingga matang.

Dinas kesehatan daerah pun diharapkan memperketat pemantauan gejala gangguan pernapasan dan neurologis di fasilitas kesehatan.

Untari menegaskan, Komisi E DPRD Jatim siap mengawal kebijakan dan anggaran guna memperkuat kesiapsiagaan daerah, termasuk penyusunan SOP penanganan penyakit zoonotik dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat.

“Keterbukaan informasi dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar tidak terjadi kepanikan, tetapi kewaspadaan tetap terjaga,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengalaman penanganan pandemi Covid-19 harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah agar tidak terlambat merespons ancaman penyakit baru.

“Kita harus siap sebelum kejadian, bukan setelah kasus muncul,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...
KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...