Sabtu
11 Juli 2026 | 2 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Musancab, DPC Kabupaten Probolinggo Tegaskan Terbuka untuk Anak-anak Muda

IMG-20260128-WA0051_copy_679x432

KABUPATEN PROBOLINGGO — Penegasan PDI Perjuangan terbuka bagi anak-anak muda mencuat dalam acara rapat kerja cabang (rakercab) dengan agenda persiapan musyawarah anak cabang (musancab) di kantor DPC, Rabu (28/01/2026) malam.

Rakorcab dihadiri pengampu wilayah dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur. Yakni Andri Wahyudi, Wakabid Reformasi Sistem Hukum Nasional dan Qintharra Ulya Yassifa, Wakabid Ekonomi Kreatif dan Digital.

Musancab sebagai proses penyegaran organisasi, pembentukan kepengurusan PAC atau struktural tingkat kecamatan yang sedianya digelar pasca lebaran. Namun, untuk tahapan-tahapannya akan dimulai dalam waktu dekat ini.

Mulai dari proses pengusulan nama-nama calon Ketua PAC, proses fit and proppertest calon-calon yang terjaring, hingga assasement kinerja kader dan pemberian rekomendasi dari DPD.

“Musancab proses konsolidasi lima tahunan. Ini biasa saja. Jadi kami harapkan kader tetap solid,” kata Andri Wahyudi.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam menyampaikan, pihaknya membuka ruang bagi generasi muda.

Apalagi, kata dia, “Struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) juga didominasi oleh kader muda yang aktif.”

“Dari tujuh kursi Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Probolinggo, enam di antaranya diduduki oleh kader milenial,” imbuh Anam.

Melalui proses penjaringan struktur Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting, Anam menegaskan partai kembali membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi milenial dan pemuda untuk berkiprah hingga ke tingkat akar rumput.

“Ini adalah pengejawantahan semangat Bung Karno: Berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Kami yakin, dengan energi pemuda, demokrasi akan tetap kokoh dan berpihak pada rakyat,” tambah Anam.

Kehadiran kaum muda menegaskan bahwa sikap politik dan agenda konsolidasi internal untuk Musyawarah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Ranting (Musran) berjalan terkoordinasi secara struktural.

Dengan langkah ini, PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo tidak hanya mempertahankan prinsip demokrasi langsung, tetapi juga memperkuat basisnya dengan regenerasi kader muda. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...