KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri berusaha mewujudkan komitmen memajukan seni dan budaya lokal sebagai bagian dari spirit perjuangan partai.
Hal itu diwujudkan Srikandi Banteng Kota Kediri, Rindu Rikat, dengan mendirikan rumah budaya yang resmi diluncurkan pada Agustus 2025 lalu
Dalam keterangannya, perempuan yang sekarang menjabat Wakil Ketua Bidang Perekonomian Pendidikan, dan Kebudayaan DPC PDIP Kota Kediri ini mengaku sebelumnya bersama sang suami mengonsep gagasan tersebut, setelah kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ke Kediri pada 13 Desember 2024.
“Terinspirasi untuk membangun wadah yang bisa menjadi rumah bagi semua komunitas seni dan budaya di Kediri. Ini juga bentuk kontribusi PDI Perjuangan dalam memelihara dan mengembangkan khasanah budaya di daerah,” terang Rindu Rikat di kediamannya, di Jalan Untung Suropati, Kota Kediri, Selasa (13/1/2026).
Meski baru satu tahun, Rumah Budaya menyediakan fasilitas lengkap mulai dari prasarana panggung besar (untuk pertunjukan ketoprak dan wayang kulit), panggung kecil, ruang podcast, kantor, dan ruang galeri yang menyimpan berbagai koleksi budaya berharga.

Antara lain wayang kulit berusia lebih dari 100 tahun, 100 lukisan antik, kalender kayu langka, dan lukisan “Bunda Maria Versi Jawa” dari Jawa Tengah.
Saat ini, rumah budaya telah menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas seni, dengan jadwal aktivitas terisi mulai dari Senin hingga Sabtu.
Beberapa acara yang telah diselenggarakan antara lain pentas ketoprak, pertunjukan wayang pada perayaan Suro dan Hari Wayang Sedunia, serta acara Doa Nita Sumat yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat lintas umat.
Sebagai bagian dari program pengembangan budaya, Rindu Rikat mendirikan Ketoprak Rindu Budoyo yang telah satu kali pentas dan akan segera menggelar pertunjukan kembali setelah bulan Ramadan.

Targetnya, ketoprak ini dapat menjadi ikon Kota Kediri dan mencapai popularitas seperti Ketoprak Siswo Budoyo dari Tulungagung.
“Kami ingin memerahkan Kota Kediri melalui kultur budaya. Selain ketoprak, kami juga akan mengembangkan berbagai bentuk seni lokal seperti jaranan, pecut, keroncong, dan menyanyi,” ungkapnya
Perempuan yang telah aktif di PDI Perjuangan sejak 1999 itu mengatakan, bahwa gerakan budaya ini sejalan dengan semangat partai yang selalu dekat dengan masyarakat.
Dia berharap melalui rumah budaya, PDIP dapat semakin memperkuat hubungan dengan masyarakat dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kehidupan berbudaya di Kota Kediri.
“Semoga dengan dukungan semua pihak, PDIP Kota Kediri dapat terus berkembang dan memperoleh kepercayaan lebih banyak dari rakyat untuk membawa perubahan positif, termasuk dalam bidang budaya,” ucap Rindu. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










