Kamis
09 Juli 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tiga Mantan Ketua GMNI Perkuat Kepemimpinan Sinung Sudrajad di DPC PDIP Bondowoso

pdip jatim 251227 misbahul munir bondowoso

BONDOWOSO – Era kepemimpinan Sinung Sudrajad sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso mengoptimalkan rekrutmen kader-kader potensial.
Terbukti tiga mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi masuk dalam jajaran kepengurusan PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso periode 2025-2030.

Masuknya kader-kader nasionalis ini dinilai sebagai langkah strategis partai dalam memperkuat basis ideologis sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah.

Ketiga mantan Ketua GMNI tersebut adalah Andre Mustofa dari GMNI Cabang Yogyakarta, Misbahul Munir dari GMNI Cabang Bondowoso, dan Yudha Dwi Prasetiyo dari GMNI Cabang Jember.

Mereka dikenal sebagai kader yang aktif dalam gerakan kemahasiswaan serta konsisten dalam pengkaderan ideologis berbasis nasionalisme dan ajaran Bung Karno.

Salah satu mantan pimpinan GMNI Bondowoso Misbahul Munir menyampaikan bahwa bergabungnya kader GMNI ke dalam struktur partai merupakan bentuk pengabdian politik yang berkelanjutan.

“GMNI dan PDI Perjuangan memiliki akar ideologis yang sama, yakni ajaran Bung Karno. Bergabungnya kami di partai ini adalah bagian dari melanjutkan perjuangan ideologis dalam ruang politik yang lebih luas dan nyata,” ujar Munir, saat ditemui dikediamannya, Jumat ( 26/12/2025).

Pria yang saat ini dipercaya menjabat Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDIP Bondowoso itu mengatakan, politik tidak hanya dimaknai sebagai perebutan kekuasaan. Tapi sebagai alat perjuangan untuk membela kepentingan rakyat kecil.

“Bagi kami, politik adalah jalan pengabdian. PDI Perjuangan menjadi ruang yang tepat untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial, keberpihakan kepada wong cilik, serta kedaulatan rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, kehadiran para mantan pimpinan GMNI tersebut dipandang mampu memberikan warna baru dalam dinamika internal partai, khususnya dalam memperkuat pendidikan politik kader dan konsolidasi ideologis.

“Pengalaman berorganisasi dan proses kaderisasi yang kami lalui di GMNI menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat,” tambah dia.

Selain memperkuat struktur partai, keterlibatan kader GMNI juga menjadi sinyal kuat meningkatnya peran generasi muda dalam politik lokal Bondowoso. Hal ini sekaligus menunjukkan terbukanya ruang partai bagi kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen ideologis.

Dengan bergabungnya para mantan Ketua GMNI tersebut, PDI Perjuangan Bondowoso diharapkan semakin solid, ideologis, dan progresif dalam menghadapi tantangan politik ke depan, serta tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan nilai-nilai nasionalisme Indonesia. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Insentif Pajak untuk Pariwisata dan UMKM Antisipasi Ketidakpastian Fiskal 2027

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendorong Pemkab Jember menyiapkan insentif pajak dan retribusi bagi ...
KRONIK

Merawat dan Membumikan Pemikiran Bung Karno sebagai Inspirasi Kepemimpinan Kawula Muda

BANYUWANGI – Pemikiran-pemikiran besar yang mampu menembus peradaban dunia telah diwariskan Presiden pertama RI, ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Ringankan Beban 1.177 Petani Gagal Panen 

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-668 Momentum Wujudkan Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

NGAWI – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh ...
KRONIK

Tekad Menang 24 Pecatur Magetan di Tengah Minimnya Anggaran

MAGETAN – Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan, Rita Haryati, resmi melepas ...
LEGISLATIF

Pencemaran Lingkungan di Pesisir Lamongan Masih Terjadi, Pemkab Diminta Upayakan Pencegahan Sistematis

LAMONGAN – Dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir diungkap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan ...