Selasa
01 September 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Tengah Efisiensi, Bupati Kediri Tetap Prioritaskan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu

pdip jatim 251219 mas dhito

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebutkan pengangkatan 3.211 PPPK paruh waktu tahun 2025 adalah salah satu prioritasnya meski di tengah efisiensi.

Hal ini dia sampaikan saat pengarahan sekaligus penyerahan SK PPPK paruh waktu di lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, pada tahun 2026 mendatang banyak daerah melakukan efisiensi akibat berkurangnya transfer daerah. Salah satunya Kabupaten Kediri melakukan efisiensi kurang lebih Rp265 miliar.

Mas Dhito mengatakan, di antara ribuan PPPK paruh waktu, banyak yang telah mengabdi di atas sepuluh tahun.

Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Kediri, pengangkatan PPPK paruh waktu ini menjadi wujud jaminan terhadap para ASN ini.

“Bagaimana ini bentuk kita mengapresiasi mereka yang sudah bekerja untuk Pemerintah Kabupaten Kediri,“ jelas Mas Dhito.

PPPK paruh eaktu, lanjutnya, diharapkan bisa meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Pasalnya, pelayanan publik menjadi ujung tombak dalam birokrasi.

Selaras dengan hal tersebut, tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab menjadi sebuah keniscayaan.

Dia menambahkan, PPPK paruh waktu ini untuk memegang prinsip dan kode etik ASN sebagai pedoman kerja.

“Bekerjalah dengan hati, sederhana saja pesannya,” tuturnya.

Dari 3.211 yang mendapatkan SK tersebut 1.585 di antaranya adalah guru, 1.497 tenaga teknis, dan sisanya merupakan tenaga kesehatan.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Kediri, Noor Rokhayati menjelaskan nantinya seluruh PPPK paruh waktu ini akan mendapatkan orientasi di 2026 mendatang.

Pihaknya menjelaskan, untuk tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Kediri telah melakukan pengangkatan dengan 3 gelombang.

Dua gelombang sebelumnya PPPK, sedang gelombang terakhir adalah PPPK paruh waktu.

Pengangkatan P3K paruh waktu ini merupakan program pemerintah menyelesaikan tenaga non ASN yang ada. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...
LEGISLATIF

Raperda Disabilitas Jatim: Pemprov dan BUMD Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Minimal 2%

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diwajibkan menjadi pelopor dalam ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Bantu 20.000 Liter Air Bersih Warga Pesisir Terdampak Kekeringan

GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. ...
LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...