
SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, menggelar tanam pohon kelengkeng di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, pada Sabtu (29/11/2025).
Langkah ini sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem pulau kecil tersebut.
Selama ini, Pulau Masakambing dikenal sebagai satu-satunya habitat alami kakaktua jambul kuning subspecies abbotti (Cacatua sulphurea abbotti), burung endemik berstatus kritis yang populasinya terus menurun.
Menurut Darul, penambahan tutupan hijau menjadi langkah mendesak untuk menjaga ketersediaan pakan dan ruang hidup satwa langka itu.
“Pulau Masakambing ini kawasan ekonomi esensial yang harus kita jaga. Kehidupan kakaktua sangat bergantung pada kondisi lingkungannya,” ujar Darul, usai kegiatan tanam pohon.
Darul juga menjelaskan, ekosistem di pulau kecil cenderung lebih sensitif. Dengan menambah tanaman buah seperti kelengkeng, warga dan satwa bisa mendapatkan manfaat yang saling menguatkan.
“Pohon ini bisa menjadi sumber pakan sekaligus tempat berteduh bagi kakaktua. Masyarakat pun bisa memanfaatkan buahnya. Jadi, ada hubungan timbal balik yang sehat,” terangnya.
Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menyebut, warga Masakambing selama ini memiliki kedekatan dengan kakaktua jambul kuning. Aktivitas masyarakat seringkali bersinggungan dengan habitat burung, sehingga keseimbangan lingkungan harus dijaga bersama.
“Kita ingin tumbuh kesadaran bahwa pelestarian satwa langka bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga punya peran besar,” tambahnya.
Dengan luas pulau yang kecil, tutupan hijau di Masakambing sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup kakaktua abbotti. Selama beberapa dekade terakhir, populasi burung tersebut mengalami penurunan drastis sehingga masuk daftar spesies kritis.
Karena itu, penanaman pohon dipandang menjadi salah satu langkah konkret yang harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial.
“Ke depan, kami ingin ada kolaborasi yang lebih kuat dengan warga. Pelajar, kelompok sadar lingkungan, semua perlu ikut terlibat,” tegas Darul.
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












