
TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung merumuskan strategi baru untuk merangkul generasi muda, khususnya Gen Z.
Strategi tersebut salah satunya menggelar dialog publik melalui podcast dan siaran radio dengan mengusung tagline “PDI Perjuangan Tulungagung Mendengar” di studio radio Perkasa FM, pada Sabtu (29/11/2025).
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan, dialog publik bertujuan untuk mendapat masukan, aspirasi dan kritik dari masyarakat, khususnya generasi muda atau Gen Z.
“Ini langkah untuk menyerap aspirasi dan menampung ide serta gagasan Gen Z untuk terkait program-program yang dibutuhkan,” ujar Erma.
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, PDI Perjuangan Tulungagung ingin memiliki gambaran lengkap terkait keinginan dan harapan Gen Z dalam menanggapi situasi politik dan mengawal pembangunan.

Gen Z saat ini, sebut Erma, memberikan stigma bahwa PDI Perjuangan adalah partai kuno atau partai yang diisi oleh generasi tua. Untuk itu, pihaknya ingin mengubah pandangan atau penilaian tersebut.
“PDI Perjuangan adalah partai ideologis dan saya kira masih tetap relevan dengan anak muda melalui penjabaran dari Trisakti,” terangnya.
Erma mengungkapkan, DPC Tulungagung akan menggelar dialog terbuka secara hybrid pada 6 Desember 2025 dan Podcast lagi pada 13 Desember 2025.
“Mari bersama PDI Perjuangan untuk terus berjuang menuju Tulungagung maju dan sejahtera,” tutupnya.
Sebelumya, Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bhineka (Ubhi) PGRI Tulungagung, Salsabila Tahta Hirani, mengatakan, partai politik khususnya PDI Perjuangan harus hadir, sering melakukan interaksi, dan adaptif terhadap kebutuhan anak muda saat ini.
Menurutnya, partai politik tidak boleh lagi hanya memanfaatkan peran generasi muda saat proses elektoral atau pemilu berlangsung.
“Kami hanya dibutuhkan saat pemilu. Belum banyak progam kepartaian yang sampai ke Gen Z,” ungkap Salsabila.
Sementara itu, Direktur Pusat Studi Hukum dan Otonomi Daerah UIN SATU Tulungagung, Dr. Dian Ferricha, mengapresiasi langkah yang diambil PDI Perjuangan Tulungagung untuk mendengar aspirasi dari para anak muda di luar kegiatan reses anggota DPRD.
“Dialog publik semacam ini bisa meningkatkan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, meski para anggota Fraksi PDI Perjuangan sudah melaksanakannya melalui reses,” kata Ferricha. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











