Jumat
10 Juli 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat Hujan Deras dan Angin Kencang, Eri Cahyadi Pantau Sejumlah Lokasi Banjir

pdip-jatim-251106-pantau-banjir-sby-1

SURABAYA – Di saat hujan deras disertai angin kencang, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau sejumlah lokasi banjir, Rabu (5/11/2025).

Beberapa lokasi yang dipantau, di antaranya kawasan Jalan Ahmad Yani, Jemursari, Sidosermo, Pacuan Kuda, Tidar, Embong Malang, Tanjungsari, Asemrowo, dan Sukomanunggal.

Saat sidak tersebut, Eri menyoroti bangunan warga dan jembatan liar, yang diduga menutup saluran air dan menjadi penyebab utama banjir.

Selama melakukan peninjauan Eri Cahyadi mendatangi sejumlah rumah warga yang dibangun di atas saluran air, yang diduga keluar batas persil tanahnya.

“Tolong dicek ke BPN, jangan sampai ada bangunan serta barang milik warga di luar persil (patok tanah),” kata Eri Cahyadi.

Dia pun minta Camat Asemrowo dan Sukomanunggal untuk memberikan imbauan kepada warganya terkait batas tanah.

“Ini sudah puluhan tahun dibiarkan. Bagaimana mau menyelesaikan banjir kalau aliran air saja tertutup?” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itupun menegaskan adanya larangan pembangunan jembatan liar yang menutupi saluran aliran air.

“Jangan buat jembatan di sini. Akhirnya air tidak bisa mengalir, ya tergenang. Kalau ada jembatan yang menutup saluran, bongkar saja,” tegas dia.

Cak Eri, sapaan akrabnya berharap seluruh masyarakat dapat disiplin dalam mendirikan bangunan sesuai aturannya, serta tidak lagi membangun jembatan tanpa izin.

“Kita harus disiplin bersama. Kalau semua ikut aturan, Surabaya bisa bebas banjir,” ujar Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, menjelaskan pada saat sidak, pihaknya menemukan banyak rumah yang bangunannya menjorok ke jalan.

“Salurannya kecil dan banyak bangunan maju ke jalan. Aliran ke muara juga tidak lancar,” beber Syamsul.

Rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan pelebaran saluran dengan memasang box culvert pada tahun 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu memperlancar saluran air menuju Bozem Morokrembangan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...