Kamis
11 Juni 2026 | 10 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seminar, Bupati Ony Paparkan Kondisi Pendidikan Kabupaten Ngawi

IMG-20251026-WA0005_copy_720x484

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjadi salah satu pembicara dalam sarasehan pendidikan yang digelar PGRI Kabupaten Ngawi, Sabtu (25/10/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Mariman Darto, yang hadir mewakili Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Kegiatan itu diikuti ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Ngawi. Dalam forum tersebut, Bupati Ony memaparkan berbagai kebijakan dan kondisi aktual dunia pendidikan di daerahnya.

Mengawali paparannya, Bupati Ony menjelaskan kebijakan full day school yang telah diterapkan di Kabupaten Ngawi. Menurutnya, kebijakan itu menjadi langkah antisipatif untuk mencegah hal-hal negatif yang berpotensi dialami siswa.

“Melalui kebijakan ini, jam pulang sekolah sedikit lebih mundur dengan tambahan kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga dan kesenian. Langkah ini juga untuk mengurangi kecanduan siswa terhadap gawai,” ujarnya.

Ia mengakui, pada awal penerapan banyak siswa yang merasa keberatan. Namun, setelah kegiatan ekstrakurikuler berjalan optimal, kebijakan tersebut justru memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya.

Selain itu, Bupati Ony juga menyinggung program beasiswa mahasiswa berprestasi yang menjadi salah satu program unggulan Pemkab Ngawi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tahun ini, tercatat 800 mahasiswa menerima bantuan beasiswa tersebut.

“Yang membanggakan, peserta seleksi beasiswa memiliki IPK minimal 3,6, bahkan ada 69 mahasiswa dengan IPK sempurna 4,0,” ungkapnya.

Bupati dari PDI Perjuangan itu juga memaparkan kondisi sarana pendidikan, mulai TK hingga SMP. Dari sekitar 530 lembaga, sebanyak 138 di antaranya tercatat mengalami kerusakan ringan hingga berat.

Pemkab Ngawi, lanjut Ony, terus berupaya memperbaiki fasilitas pendidikan tersebut. Ia menargetkan hingga akhir 2025 seluruh bangunan sekolah sudah dalam kondisi layak.

“Alhamdulillah, di Kabupaten Ngawi semangat solidaritas, guyup rukun, sinergi, dan kolaborasi antara pendidik dengan pemerintah daerah terjalin dengan baik,” pungkasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...