Kamis
02 Juli 2026 | 7 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pencemaran Sungai Surabaya 31% dari Popok dan Pembalut, Eri Cahyadi Khawatir Pengaruhi Kualitas Air PDAM

pdip jatim 250906 EC

SURABAYA – Limbah popok dan pembalut sekali pakai telah menyumbang 31 persen pencemaran sungai di Surabaya. Hal tersebut dikhawatirkan memengaruhi kualitas air PDAM.

Berdasarkan data Bank Dunia, sebesar 33,3 persen sampah di Surabaya merupakan limbah organik, kemudian 33,5 persennya sampah plastik dan 31 persen adalah sampah popok.

Selain itu, menurut Bank Dunia, Surabaya di posisi pertama kota dengan pencemaran sampah popok terbanyak di Indonesia. Lalu, ada Manado dengan 26,4 persen dan Makassar 23,7 persen.

“Dari data yang kita punya dan diberi oleh Bank Dunia, Surabaya ini di Sungai Brantasnya banyak sampah yang tidak bisa didaur ulang,” kata Eri, di Gedung Sawunggaling, Selasa (14/10/2025).

“Salah satunya adalah yang paling terbanyak sampai berton-ton adalah (limbah) pembalut dan dan popok bayi,” sambungnya.

Eri mengatakan, limbah popok dan pembalut sekali pakai tersebut bisa memengaruhi Sungai Brantas. Oleh karena itu, dia minta masyarakat untuk tidak membuangnya ke aliran air.

“Karena kalau di Sungai Brantas maka secara otomatis akan mempengaruhi kualitas air PDAM. Makanya petugas setiap hari mengambil terus, enggak pernah berhenti,” ungkap Eri.

Dengan demikian, Pemkot Surabaya bakal sosialisasi penggunaan popok dan pembalut kepada warga dan rumah sakit sehingga mereka lebih memanfaatkan yang bisa didaur ulang.

“Yang saya pikirkan adalah bagaimana mengubah mindset masyarakat dan ibu-ibu dan wanita ini untuk bisa berubah menjadi tidak sekali pakai atau bisa didaur ulang,” ujarnya.

“Sehingga sejak setahun lalu kami bekerja sama dengan rumah sakit, kami bekerja sama dengan ibu-ibu yang ada di Kecamatan Wonokromo, Pabean Cantikan,” sebut Eri Cahyadi. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Jaga Stabilitas Harga di Tingkat Peternak, DPRD Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur

Komisi B DPRD Jatim menyiapkan Perda Tata Niaga Telur untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Bondowoso Ingatkan Opini WTP Tak Boleh Tutupi Persoalan Tata Kelola Keuangan Daerah

BONDOWOSO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso mengingatkan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Matangkan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Ranting

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menggelar rapat koordinasi di Kantor DPC PDI ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Gandeng LKSA Penuhi Kuota Sekolah Rakyat

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mempercepat pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat dengan menggandeng ...
EKSEKUTIF

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan ...
KABAR CABANG

Tutup Bulan Bung Karno, Kader Banteng Kabupaten Mojokerto Bersih-Bersih Makam Raden Wijaya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menutup Bulan Bung Karno 2026 dengan aksi bersih-bersih makam Raden Wijaya ...