Kamis
23 Juli 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekosistem Literasi, Mas Ipin Gratiskan Retribusi Toko Buku Mulai 2026

pdip-jatim-250916-masipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengumumkan kebijakan baru dalam rangka memperkuat ekosistem literasi dan pembangunan manusia.

Mulai tahun 2026, Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin tersebut membebaskan retribusi kepada seluruh toko buku dan toko kitab yang memanfaatkan aset atau barang milik daerah.

“Kami ingin mensukseskan gerakan nasional gemar membaca dengan cara lain yaitu menggratiskan retribusi pemanfaatan aset atau barang milik daerah untuk toko buku atau toko kitab, jadi seluruh toko buku yang ada di Kabupaten Trenggalek yang menggunakan fasilitas pemerintah maka retribusi pemanfaatan asetnya 0,” kata Mas Ipin dalam keterangannya kepada awak media, di Trenggalek Smart Center, Selasa (16/9/2025).

Langkah ini berlandaskan Peraturan Bupati Nomor 50 Tahun 2024 tentang kriteria dan tolak ukur pemberian pembebasan objek pajak dan retribusi, khususnya untuk sektor pendidikan.

Kebijakan ini sejalan dengan visi daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). khususnya dalam mewujudkan misi pilar pembangunan manusia kreatif dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) serta capaian PISA Score di Kabupaten Trenggalek.

“Kebijakan ini akan berlaku mulai tahun 2026, karena tahun (2025) ini sudah berjalan dan beberapa sudah ada yang membayar retribusi,” lanjut Mas Ipin.

Selain menggratiskan retribusi toko buku, Pemkab Trenggalek juga terus mendorong penguatan literasi. Di antaranya melalui aktivasi perpustakaan desa, pengadaan pojok baca di ruang publik seperti taman, balai desa, dan bahkan kafe.

Dengan kebijakan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak swasta. Baik itu perpustakaan maupun toko buku yang menginginkan ekosistem membaca semakin tinggi serta menormalisasi kegiatan membaca sebagai sebuah gerakan baru di Trenggalek.

Selain itu, dengan tingginya inklusivitas dan keberpihakan pada pendidikan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...