Jumat
14 Agustus 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cari Solusi Persoalan Warga, Bupati Ipuk Luncurkan Program Curhat

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-24082025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka ruang dialog bersama warga dalam program “Curhat Bu Ipuk”. Program ini memberikan kesempatan kepada warga untuk bertatap muka dan mencurahkan persoalan yang dihadapi pada Bupati Ipuk, untuk dicarikan solusi bersama.

“Selama ini Pemkab Banyuwangi memiliki kanal pengaduan masyarakat. Namun di program ini saya mengajak seluruh kepala dinas, ingin bertatap muka langsung untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga, sehingga bisa langsung kita carikan solusinya bersama-sama,” ujar Ipuk.

Seperti saat Community & Food Day (CFD) di Jalan A. Yani, pada Minggu (24/8/2025) pagi, Ipuk bersama Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), duduk lesehan bersama puluhan warga. Sejumlah warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

Seperti Subawati, warga Kelurahan Pakis, yang sehari-hari berjualan lauk pauk keliling dengan sepeda. Ia bercerita suaminya sudah tujuh tahun tidak bekerja karena sakit.

Sejak itu, Subawati harus memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Sementara, ia masih memiliki anak yang baru memasuki bangku SMKN Banyuwangi dan membutuhkan biaya pendidikan.

Subawati meminta dukungan pemerintah. Ia berharap mendapat bantuan pendidikan bagi anaknya, sekaligus bantuan alat usaha untuk menunjang dagangan sehari-hari.

“Suami saya sakit stroke sudah tujuh tahun. Anak saya juga masih sekolah. Saya mohon bisa dibantu beasiswa untuk sekolah anak saya dan bantuan usaha untuk mendongkrak usaha kami Ibu Bupati,” ujar Subawati.

Mendengar hal itu, Ipuk langsung meminta dinas terkait menindaklanjuti dengan mendata dan mendatangi rumah Ibu Subawati, untuk diberikan bantuan pendidikan atau bantuan sosial lainnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta agar Ibu Subawati mendapatkan bantuan melalui program Kanggo Riko, yang merupakan bantuan modal usaha terutama untuk perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Insya Allah ada solusi. Ibu tidak sendiri, tetap semangat ngih bu,” kata Ipuk menguatkan.

Ada pula Ibu Hatiningsih yang curhat ingin menyekolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus di sekolah negeri.

“Anak saya berkebutuhan khusus, dan sekarang sudah kelas 6 SD. Apakah nanti SMP-nya bisa di sekolah negeri?” harap Ningsih.

“Anak ibu bisa masuk ke SMP Negeri. Karena Banyuwangi telah menerapkan sekolah inklusi, jadi anak berkebutuhan khusus bisa masuk ke sekolah negeri,” tegas Ipuk.

Di akhir pertemuan, Ipuk menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Banyuwangi yang telah menyampaikan aspirasinya. Ipuk mengatakan, program ini nantinya akan dilakukan berkala.

“Terima kasih kepada warga yang sudah menyampaikan aspirasinya, ini sangat berharga bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan,” tambah Ipuk. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...