Rabu
13 Mei 2026 | 4 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Titik Impas Harga Tembakau 2025 Ditetapkan, Bupati Fauzi: Petani Harus Diuntungkan

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-01062025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep secara resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) untuk tahun 2025. Penetapan ini dilakukan melalui rapat lintas instansi dan pemangku kepentingan. Hal ini sebagai langkah untuk menjamin harga jual tembakau yang menguntungkan bagi petani.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengaku optimis bahwa harga jual tembakau di pasar akan berada di atas nilai TIHT. Hal ini didasarkan pada potensi menurunnya jumlah produksi akibat musim tanam yang belum optimal, sementara permintaan tembakau tetap tinggi.

“Kalau produksinya berkurang, kemungkinan harga di pasaran justru naik,” ujar Fauzi, pada Rabu (12/8/2025).

Menurut Fauzi, pembahasan TIHT dilakukan dengan pendekatan yang matang dan terbuka, agar aspirasi petani serta pelaku industri dapat terakomodasi dengan baik.

“Kami sudah minta kepada Diskop UKM dan Perindag untuk membahas lebih awal, supaya komunikasi dengan petani dan pelaku usaha lebih intensif,” terangnya.

Mengacu pada tren dua tahun terakhir, lanjut Fauzi, harga tembakau di tingkat petani hampir selalu melampaui angka TIHT yang ditetapkan.

“Kalau belajar dari 2022 sampai 2024, realisasinya di lapangan itu di atas 90 persen, bahkan ada yang jauh melampaui,” terangnya.

Sejak 2022, Pemkab Sumenep mulai mengadopsi mekanisme penetapan harga yang lebih terukur dan realistis, setelah sebelumnya masih bersifat tentatif pada 2021. Saat ini, TIHT telah menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga tembakau.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti tantangan cuaca yang tidak menentu pada musim tanam tahun ini. Sejak Maret, pihaknya telah mengingatkan potensi gangguan musim yang bisa memengaruhi kualitas dan kuantitas panen.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Sumenep berencana mempercepat penetapan TIHT di masa depan agar petani memiliki kepastian harga lebih awal dan dapat menyusun strategi penjualan yang lebih tepat.

“Kalau dua tahun terakhir petani bisa menanam tembakau lebih dari dua kali karena musim dan harga mendukung, tahun ini waktunya belum pas untuk tanam. Itu akan berpengaruh ke jumlah produksi,” tandas Fauzi.

Seperti diketahui, TIHT Sumenep 2025 dibagi dalam tiga kategori. Pertama, tembakau gunung dengan harga Rp67.929/kg; kedua, tembakau tegal dengan harga Rp63.117/kg; dan ketiga, tembakau sawah dengan harga Rp46.142/kg.

Penetapan ini diharapkan menjadi pegangan bagi petani tembakau di Sumenep dalam menghadapi musim tanam 2025, serta mendorong stabilitas dan keberlanjutan ekonomi sektor tembakau. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak ...
LEGISLATIF

Legislator PDIP Soroti Validitas Data Stunting dan Pergeseran Anggaran Dinkes Jember

Legislator PDIP DPRD Jember menyoroti validitas data stunting dan pergeseran anggaran Dinkes yang dinilai belum ...