SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan potensi wisata daerahnya. Setelah sukses menghidupkan wisata Kota Lama dan Kya-Kya Kembang Jepun, kini pemkot beralih ke kawasan Surabaya Timur.
Terbaru, pembukaan wisata Taman Harmoni Keputih yang hadir dengan nuansa baru. Bukan lagi kumuh, melainkan tampil segar dengan banyak hiburan baru. Mulai dari replika landmark negara, tempat bermain anak, hingga zona satwa.
“Tamannya insya Allah dibuka sampai malam. Harga tiket masih dihitung untuk jenis UMKM yang dijual sehingga pengunjung bisa beli,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (3/8/2025).
Tentu, peningkatan tak bisa berhenti di satu aspek saja. Eri menyebut, usai peresmian, pihaknya juga akan menyasar jalur menuju Taman Harmoni. Terlebih, tak jauh dari sana juga ada Taman Bhinneka yang kini mulai dikenal masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa sendiri. Insya Allah Taman Harmoni akan jadi jujugan. Di situ juga ada Tumah Bhinneka,” tuturnya.

Untuk itu, penting adanya kemudahan transportasi dan jalur menuju tempat wisata. Karena itu, Eri mencanangkan pembangunan jalan kembar hingga pelebaran jalan yang menghubungkan kawasan Merr Ir. Soekarno menuju Keputih yang ditargetkan selesai pada tahun 2026 mendatang.
“Di situlah pemerintah harus hadir menyiapkan transportasinya, jalannya. Maka 2026 nanti dari Merr sampai Taman Harmoni akan ada jalan kembar yang nanti melewati sekolah, angkatan laut sampai menuju makam kita besarkan semua,” ungkapnya.
Tentu hal ini tak bisa dilakukan sendiri. Eri meminta seluruh masyarakat dan seluruh stakeholder terus mendukung sekaligus membersamai proyek tersebut.
Jika project ini berhasil, niscaya wisata Surabaya akan menjadi percontohan yang baik. Menggerakkan ekonomi lokal tanpa merusak lingkungan.
“Sama seperti yang ada di Kenjeran, akan kita lakukan. Saya mohon dukungan dan doanya orang orang hebat dan semua elemen yang membantu hari ini diberi panjang umur dan rezeki. Ini akan jadi contoh betul taman Harmoni ini,” tandasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












