Selasa
06 Oktober 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Dukung Pemerintahan Prabowo dari Luar: No Oposisi!

pdip-jatim-250802-MSP-bimtek

BADUNG – PDI Perjuangan akan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai sparring partner atau mitra strategis.

“No opposition,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah di sela-sela rangkaian Kongres VI PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, kemarin, dikutip Sabtu (2/8/2025).

Dia berbicara demikian saat menjelaskan isi pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, di dalam Kongres VI PDIP yang digelar secara tertutup.

“Memang Ibu Ketua Umum menyampaikan bahwa tantangan domestik dan global yang kita hadapi semakin berat, penuh ketidakpastian, jalannya pasti terjal. Oleh karenanya, kita akan mendukung pemerintah sebagai sparring partner, sebagai penyeimbang,” tutur Said.

Politisi yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu menjelaskan bahwa pernyataan Megawati tersebut dapat dimaknai bahwa PDIP akan menjadi mitra strategis bagi pemerintah.

Dengan demikian, PDI Perjuangan akan mendukung program pemerintah yang selaras dengan kepentingan rakyat, namun juga tidak segan memberikan solusi alternatif apabila ada kebijakan yang kurang tepat.

“Mitra strategis pemerintah, sparring partner. Jika pemerintah benar, programnya akan kami dukung. Jika kurang benar, kami akan memberikan alternatif solusi yang terbaik bagi pemerintah,” jelas Said.

Meski tidak menjadi oposisi, namun partai pemenang Pemilu 2024 itu menegaskan tetap berada di luar pemerintahan. Dia juga menyampaikan bahwa PDIP belum mengusulkan nama-nama kader untuk masuk ke dalam kabinet.

“Sampai saat ini keputusan Ibu Ketua Umum tetap di luar (pemerintahan). Tidak ada (pengusulan nama ke kabinet). Sikap politik partai baru disampaikan besok, kita tunggu bersabar sampai besok,” kata Said.

Sedang politisi PDI Perjuangan Yasonna Laoly menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi arahan Megawati ketika berpidato dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR-DPRD fraksi partainya pada 30 Juli 2025.

Namun, dukungan yang dilakukan PDI-P adalah sebagai penyeimbang atau menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

“Kan kalau PDI Perjuangan kemarin di bimtek ibu sudah mengatakan. Kita dukung pemerintahan Pak Prabowo, walaupun kita berada di luar kabinet. Kita tetap mendukung sebagai penyeimbang,” ujar Yasonna di sela-sela rangkaian Kongres ini. (tim/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...
LEGISLATIF

Deni Dorong Pemprov Jatim Bangun Basis Data Pasar Tradisional untuk Tepatkan Intervensi

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Deni Wicaksono mendorong Pemprov Jatim menyusun ...