BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti bersama Camat Wates, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, mahasiswa Unibraw serta stakeholder setempat melepasliarkan ratusan tukik di Pantai Jolosutro, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program konservasi penyu yang digagas untuk menjaga populasi dan habitat penyu di pesisir pantai selatan Blitar. Pantai Jolosutro selama ini menjadi tempat bertelur penyu yang alami dan potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan konservasi dan edukasi.
Erma Susanti menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem laut.
“Penyu adalah bagian penting dari keseimbangan laut. Konservasi ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi langkah serius agar spesies ini tetap lestari,” kata Erma dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).

Dia juga mendorong agar kawasan Jolosutro dikembangkan sebagai wisata berbasis lingkungan. “Potensi wisata di sini sangat besar, apalagi Jolosutro dikenal bersih dan asri. Kita bisa dorong ekowisata agar lingkungan terjaga, ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh,” tuturnya.
Dia mengajak generasi muda, termasuk mahasiswa dan pelajar, untuk aktif terlibat dalam gerakan konservasi.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa dari Universitas Brawijaya. Anak muda harus menjadi pelopor pelestarian lingkungan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Erma menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan pendampingan berkelanjutan.

“Kami di DPRD akan terus mendorong program konservasi mendapat alokasi anggaran dan perhatian lebih. Jangan sampai habitat penyu ini hilang karena kita abai,” tegas dia.
Terpisah, Camat Wates, Agus Zaenal turut menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh kegiatan konservasi ini.
“Kami siap memfasilitasi dan mengajak masyarakat agar sama-sama menjaga pantai, terutama di masa penyu sedang bertelur,” katanya.
Kegiatan ini juga didukung Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar serta komunitas lingkungan. Mereka turut melakukan edukasi kepada warga tentang pentingnya melindungi sarang penyu dan tidak membuang sampah sembarangan di pantai. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










