Jumat
23 Oktober 2026 | 11 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Mandiri, Hari Yulianto Tampung Keluhan soal Banjir hingga Kebutuhan SMKN di Sidoarjo Barat

IMG-20250703-WA0040_copy_637x458

SIDOARJO – Sepekan menjalani jeda masa persidangan (reses) secara mandiri, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto menyerap berbagai aspirasi warga Kabupaten Sidoarjo.

Pertemuan dengan warga dan perangkat desa di Sidoarjo bagian timur, seperti Sedati, Gedangan dan Sidoarjo Kota, aspirasi didominasi terkait upaya mengatasi banjir.

“Di sini kondisi tidak hujan saja bisa banjir, karena di sini pesisir,  banjirnya dari air rob. Nah sungai di sini kalau penuh bisa meluber ke jalan,” ujar Kepala Desa Pranti, Eko Purnomo

Problem banjir juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan.

“Yang saya ajukan ini sudah dari lama pak tapi belum terwujud. Kami berharap sungai ini bisa di perlebar,” ujar warga, Widiyanto.

Di Kecamatan Sidoarjo, normalisasi sungai juga diajukan kepada Hari Yulianto karena sungai-sungai di sekitar khususnya Desa Jati yang sudah terjadi sendimentasi hingga masalah sampah.

“Masalah banjir ini pak, perlu normalisasi gorong-gorong, sungai, yang ada di sekitar sini. Karena ini sudah banyak endapan pak, sudah dangkal dan juga banyak sampah,” kata Slamet, warga setempat.

Sementara saat Menggelar pertemuan dengan warga di Sidoarjo barat, masyarakat meminta pembangunan SMAN Balongbendo dan atau SMKN.

Banyaknya jumlah murid dengan jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di daerah Sidoarjo bagian barat dinilai kurang memadai, sehingga siswa-siswi harus mencari sekolah di area yang lebih jauh di pusat Sidoarjo.

“Di Sidoarjo barat ini tidak ada sekolah SMK Negeri pak. Di Balongbendo sendiri kita juga tidak punya SMA Negeri,” kata warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Slamet Riyadi, Kamis (3/7).

Terkait berbagai usulan tersebut, Hari Yulianto menyatakan akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Pria yang juga Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini menambahkan, dalam hal penanganan banjir maupun program lain, dibutuhkan sinergi dari pemerintah kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Memang kita butuh sinergi, kebutuhan apa yang bisa kita bantu dari provinsi kita usahakan bantu.”

“Kita bareng-bareng mengusahakan apa-apa yang menjadi problem, menjadi kepentingan masyarakat entah itu berkaitan infrastruktur, fasilitas dan lain sebagainya mari kita perjuangkan bersama-sama,” ujar Hari. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...