Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Mandiri, Hari Yulianto Tampung Keluhan soal Banjir hingga Kebutuhan SMKN di Sidoarjo Barat

IMG-20250703-WA0040_copy_637x458

SIDOARJO – Sepekan menjalani jeda masa persidangan (reses) secara mandiri, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto menyerap berbagai aspirasi warga Kabupaten Sidoarjo.

Pertemuan dengan warga dan perangkat desa di Sidoarjo bagian timur, seperti Sedati, Gedangan dan Sidoarjo Kota, aspirasi didominasi terkait upaya mengatasi banjir.

“Di sini kondisi tidak hujan saja bisa banjir, karena di sini pesisir,  banjirnya dari air rob. Nah sungai di sini kalau penuh bisa meluber ke jalan,” ujar Kepala Desa Pranti, Eko Purnomo

Problem banjir juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan.

“Yang saya ajukan ini sudah dari lama pak tapi belum terwujud. Kami berharap sungai ini bisa di perlebar,” ujar warga, Widiyanto.

Di Kecamatan Sidoarjo, normalisasi sungai juga diajukan kepada Hari Yulianto karena sungai-sungai di sekitar khususnya Desa Jati yang sudah terjadi sendimentasi hingga masalah sampah.

“Masalah banjir ini pak, perlu normalisasi gorong-gorong, sungai, yang ada di sekitar sini. Karena ini sudah banyak endapan pak, sudah dangkal dan juga banyak sampah,” kata Slamet, warga setempat.

Sementara saat Menggelar pertemuan dengan warga di Sidoarjo barat, masyarakat meminta pembangunan SMAN Balongbendo dan atau SMKN.

Banyaknya jumlah murid dengan jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di daerah Sidoarjo bagian barat dinilai kurang memadai, sehingga siswa-siswi harus mencari sekolah di area yang lebih jauh di pusat Sidoarjo.

“Di Sidoarjo barat ini tidak ada sekolah SMK Negeri pak. Di Balongbendo sendiri kita juga tidak punya SMA Negeri,” kata warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Slamet Riyadi, Kamis (3/7).

Terkait berbagai usulan tersebut, Hari Yulianto menyatakan akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Pria yang juga Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini menambahkan, dalam hal penanganan banjir maupun program lain, dibutuhkan sinergi dari pemerintah kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Memang kita butuh sinergi, kebutuhan apa yang bisa kita bantu dari provinsi kita usahakan bantu.”

“Kita bareng-bareng mengusahakan apa-apa yang menjadi problem, menjadi kepentingan masyarakat entah itu berkaitan infrastruktur, fasilitas dan lain sebagainya mari kita perjuangkan bersama-sama,” ujar Hari. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...