Sabtu
12 September 2026 | 8 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pedagang Oleh-oleh Haji Kota Probolinggo Menolak Digusur, Keberatan Dijatah 5 Stan

IMG-20250613-WA0033_copy_724x483

KOTA PROBOLINGGO — Sejumlah pedagang oleh-oleh haji dan umrah yang berjualan di Jalan KH. Agus Salim, menggelar unjuk rasa, Jumat (13/6/2025). Mereka menolak rencana Pemerintah Kota  yang akan memindahkan tempat mereka berdagang ke Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL).

Sejumlah faktor menjadi dasar penolakan para pedagang.

“Kami khawatir omzet akan turun drastis jika dipindahkan ke sana. Selain itu, jumlah stan yang disediakan tidak mencukupi,” ujar Bambang Suwoto, Ketua Paguyuban Pedagang Haji dan Umrah.

Jumlah stan yang ditempati para pedagang pada saat ini sebanyak 10. Sementara stan disediakan di tempat relokasi berjumlah 5.

Para pedagang berharap agar Pemerintah kota mempertimbangkan kembali rencana penggusuran.

Relokasi seiring rencana Pemerintah Kota Probolinggo  merevitalisasi alun-alun dengan anggaran Rp 9,5 miliar. Salah satu bagian dari proyek ini adalah perbaikan trotoar di sisi barat alun-alun, tempat berdirinya 10 stan oleh-oleh haji.

Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng Prastyani, merespons protes dari para pedagang. Apalagi, mereka juga bersurat ke dewan untuk meminta audiensi dan menyampaikan aspirasi.

“Saya berharap tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Beberapa kali saya bertemu dengan mereka (pedagang), dan mereka mengeluh enggan pindah. Alangkah baiknya jika diberikan lokasi yang tetap prospek untuk berjualan,” ujarnya.

Santi menjelaskan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) pihak dewan dengan para pedagang, sedianya akan ditangani Komisi III DPRD.

“Semoga kami dapat menjembatani komunikasi antara pedagang dan Wali Kota agar ditemukan solusi terbaik,” tambah Santi. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...