Selasa
21 April 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Probolinggo Sidak SPMB 2025, Sekolah Keluhkan  Gedung dan Prasarana

IMG-20250612-WA0023

KOTA PROBOLINGGO — Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah pada Kamis (12/6/2025).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan sekolah sekaligus menampung keluhan terkait proses penerimaan siswa baru.

Tim yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng, bersama Anggota Komisi I, menyambangi tiga sekolah, yaitu SDN Tisnonegaran 1, SMPN 9, dan SMPN 5.

Hasil sidak menunjukkan tidak ada kendala signifikan dalam persiapan SPMB, meski sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana prasarana.

Santi menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus pemantauan langsung persiapan SPMB.

“Kami mendampingi Komisi I yang bermitra dengan Dinas Pendidikan untuk menggali informasi kesiapan sekolah negeri menyambut Penerimaan Murid Baru 2025. Alhamdulillah, dari beberapa sekolah yang kami kunjungi, semuanya sudah mempersiapkan dengan baik,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Meski demikian, pihak sekolah mengeluhkan keterbatasan gedung dan fasilitas.

Namun, untuk pelaksanaan SPMB, Santi memastikan bahwa semua sekolah siap menjalankan sistem tersebut.

Harapan agar SPMB Berjalan Adil dan Lancar

Santi berharap SPMB 2025 berlangsung lancar, transparan, dan sesuai harapan murid serta sekolah.

Ia menekankan bahwa semua sekolah negeri memiliki kualitas yang sama, sehingga siswa tidak perlu berkecil hati jika tidak diterima di sekolah favorit.

“Belajar bisa di mana saja, yang terpenting adalah niat. Dengan sistem domisili ini, diharapkan penerimaan siswa lebih terarah. Pemerintah telah menyiapkan sarana belajar agar anak-anak Probolinggo bisa tumbuh berkualitas,” tegasnya.

Santi juga mengingatkan agar orang tua dan siswa tidak memandang sebelah mata sekolah tertentu.

“Tidak boleh ada kesan sekolah unggulan atau tidak. Semua sekolah negeri sama, yang membedakan hanya semangat belajar muridnya,” imbuhnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...