Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Probolinggo Sidak SPMB 2025, Sekolah Keluhkan  Gedung dan Prasarana

IMG-20250612-WA0023

KOTA PROBOLINGGO — Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah pada Kamis (12/6/2025).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan sekolah sekaligus menampung keluhan terkait proses penerimaan siswa baru.

Tim yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng, bersama Anggota Komisi I, menyambangi tiga sekolah, yaitu SDN Tisnonegaran 1, SMPN 9, dan SMPN 5.

Hasil sidak menunjukkan tidak ada kendala signifikan dalam persiapan SPMB, meski sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana prasarana.

Santi menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus pemantauan langsung persiapan SPMB.

“Kami mendampingi Komisi I yang bermitra dengan Dinas Pendidikan untuk menggali informasi kesiapan sekolah negeri menyambut Penerimaan Murid Baru 2025. Alhamdulillah, dari beberapa sekolah yang kami kunjungi, semuanya sudah mempersiapkan dengan baik,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Meski demikian, pihak sekolah mengeluhkan keterbatasan gedung dan fasilitas.

Namun, untuk pelaksanaan SPMB, Santi memastikan bahwa semua sekolah siap menjalankan sistem tersebut.

Harapan agar SPMB Berjalan Adil dan Lancar

Santi berharap SPMB 2025 berlangsung lancar, transparan, dan sesuai harapan murid serta sekolah.

Ia menekankan bahwa semua sekolah negeri memiliki kualitas yang sama, sehingga siswa tidak perlu berkecil hati jika tidak diterima di sekolah favorit.

“Belajar bisa di mana saja, yang terpenting adalah niat. Dengan sistem domisili ini, diharapkan penerimaan siswa lebih terarah. Pemerintah telah menyiapkan sarana belajar agar anak-anak Probolinggo bisa tumbuh berkualitas,” tegasnya.

Santi juga mengingatkan agar orang tua dan siswa tidak memandang sebelah mata sekolah tertentu.

“Tidak boleh ada kesan sekolah unggulan atau tidak. Semua sekolah negeri sama, yang membedakan hanya semangat belajar muridnya,” imbuhnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...