Jumat
30 Oktober 2026 | 3 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Probolinggo Sidak SPMB 2025, Sekolah Keluhkan  Gedung dan Prasarana

IMG-20250612-WA0023

KOTA PROBOLINGGO — Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah pada Kamis (12/6/2025).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan sekolah sekaligus menampung keluhan terkait proses penerimaan siswa baru.

Tim yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng, bersama Anggota Komisi I, menyambangi tiga sekolah, yaitu SDN Tisnonegaran 1, SMPN 9, dan SMPN 5.

Hasil sidak menunjukkan tidak ada kendala signifikan dalam persiapan SPMB, meski sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana prasarana.

Santi menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus pemantauan langsung persiapan SPMB.

“Kami mendampingi Komisi I yang bermitra dengan Dinas Pendidikan untuk menggali informasi kesiapan sekolah negeri menyambut Penerimaan Murid Baru 2025. Alhamdulillah, dari beberapa sekolah yang kami kunjungi, semuanya sudah mempersiapkan dengan baik,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Meski demikian, pihak sekolah mengeluhkan keterbatasan gedung dan fasilitas.

Namun, untuk pelaksanaan SPMB, Santi memastikan bahwa semua sekolah siap menjalankan sistem tersebut.

Harapan agar SPMB Berjalan Adil dan Lancar

Santi berharap SPMB 2025 berlangsung lancar, transparan, dan sesuai harapan murid serta sekolah.

Ia menekankan bahwa semua sekolah negeri memiliki kualitas yang sama, sehingga siswa tidak perlu berkecil hati jika tidak diterima di sekolah favorit.

“Belajar bisa di mana saja, yang terpenting adalah niat. Dengan sistem domisili ini, diharapkan penerimaan siswa lebih terarah. Pemerintah telah menyiapkan sarana belajar agar anak-anak Probolinggo bisa tumbuh berkualitas,” tegasnya.

Santi juga mengingatkan agar orang tua dan siswa tidak memandang sebelah mata sekolah tertentu.

“Tidak boleh ada kesan sekolah unggulan atau tidak. Semua sekolah negeri sama, yang membedakan hanya semangat belajar muridnya,” imbuhnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...