Kamis
16 Juli 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Salat Id di Istiqlal, Puan Ajak Tumbuhkan Keikhlasan Berbagi dan Perkuat Empati Sosial

pdip jatim 250606 pm salat Idul adha 1

JAKARTA– Ketua DPR RI Puan Maharani melaksanakan salat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2025). Di perayaan Idul Adha ini, Puan mengajak masyarakat untuk menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama dan memperkuat solidaritas.

Mengenakan busana muslim berwarna putih dan kerudung senada, Puan tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sekitar pukul 06.20 WIB, Jumat. Sebelum Salat Id dimulai, Puan sempat menunggu di ruang holding bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh.

Saat Salat Id hendak dimulai, Puan kemudian menuju lokasi salat bersama-sama dengan Prabowo. Keluar dari lift, Puan lalu menuju ke shaf perempuan, sementara Prabowo ke shaf laki-laki.

Puan tampak khusyuk menjalankan Salat Id. Selain Prabowo, tampak sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju turut menunaikan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal bersama ribuan jamaah lainnya.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, Puan pun mengucapkan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Dia mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan memberkahi bangsa Indonesia dengan persatuan, kemakmuran, dan kedamaian,” ucap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu menekankan bahwa esensi bekurban bukan hanya pada penyembelihan hewan. Puan menyebut esensi berkurban dalam Idul Adha terletak pada nilai keikhlasan, solidaritas, dan keberpihakan kepada sesama.

“Idul Adha bukan hanya soal ritual ibadah kurban. Lebih dari itu, ini adalah refleksi tentang bagaimana kita harus berani berkorban demi kepentingan yang lebih besar, berbagi kepada sesama, menumbuhkan keikhlasan,” tuturnya.

Untuk itu, Puan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momen reflektif untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial.

“Idul Adha mengajarkan kita untuk peduli, khususnya bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Bagi yang memiliki kelapangan rezeki, inilah saat yang tepat untuk berbagi dan memperkuat persaudaraan,” ujar dia.

“Idul Adha juga memberikan teladan tentang semangat gotong royong dan memperkuat empati sosial antar sesama,” sambung Puan.

Dalam konteks penguatan ekonomi umat, dia mendorong momentum kurban menjadi sarana untuk memberdayakan peternak lokal. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu bentuk gotong royong sosial yang merupakan ciri atau kekhasan bangsa Indonesia.

“Semoga kurban yang kita tunaikan tahun ini tidak hanya menjadi amal ibadah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi rakyat kecil,” kata dia.

Menurut Mantan Menko PMK itu, semangat Idul Adha juga bisa menjadi energi kolektif bagi seluruh penyelenggara negara untuk selalu memperjuangkan kebutuhan rakyat. Khususnya, kata Puan, bagi mereka yang hidup dalam kesulitan dan keterbatasan.

“Pengorbanan sejati adalah ketika kita menempatkan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan. Itulah hakikat kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

“Nilai-nilai Idul Adha menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada solidaritasnya. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Yang kuat bantu yang lemah, yang mampu berbagi dengan yang masih kurang. Itulah inti dari gotong royong,” imbuh Puan.

Lebih lanjut, dia menuturkan DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat, berkomitmen terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan mengawasi setiap program pemerintah agar benar dirasakan rakyat.

“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan: bahwa dalam setiap langkah dan keputusan, rakyat harus selalu menjadi yang utama,” tutup Ketua DPP PDI Perjuangan itu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...