Sabtu
05 September 2026 | 12 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan Minta Pemkab Malang Bijak Sikapi Kritik Soal KEK Singhasari

pdip-jatim-241014-adeng

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir turut angkat bicara soal kritik keras berbagai pihak terkait masih relevan tidaknya keberadaan kawasan ekonomi khusus (KEK) Singhasari.

Pria yang akrab disapa Adeng itu minta Pemkab Malang tidak memandang kritik tersebut secara parsial. Apa yang disampaikan sebelumnya oleh anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Mubarok, kata Adeng, harusnya disikapi secara bijak oleh eksekutif.

“Apa yang disampaikan Pak Zulham soal KEK, kami tegaskan itu bukan pendapat pribadi. Itu adalah catatan strategis DPRD agar Pemkab Malang bisa mendapatkan manfaat lebih dari keberadaan KEK itu. Jadi tak cukup elok kemudian ketika eksekutif menyikapi kritik DPRD ke ranah suka tidak suka,” tegas Adeng.

Dia minta eksekutif tidak berpikir secara sempit sekalipun keberadaan KEK tidak disokong Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jadi eksekutif jangan mempersempit masalah. Karena KEK tidak menggunakan APBD lantas dianggap tidak merugikan pemerintah daerah,” ujarnya.

Adeng berpendapat bahwa KEK tentunya sudah diawali oleh kajian tertentu yang bertujuan meningkatkan nilai tambah pendapatan asli daerah (PAD). Jika pada perjalanannya kawasan KEK tidak sesuai ekspetasi, evaluasi mutlak wajib dilakukan.

“Pada titik ini DPRD melalui Pansus (Panitia Khusus, red) DPRD melaksanakan tugas terhormat itu, bagaimana kemudian sebuah kebijakan diterapkan tidak melenceng jauh dari perencanaannya,” jelasnya.

Menurut anggota Komisi III ini, perencanaan perubahan tata ruang untuk menetapkan satu kawasan butuh kajian dan anggaran. Anggaran itu diserap dari uang nasyarakat Kabupaten Malang, sehingga hasilnya juga harus dirasakan masyarakat.

”Jadi semua ini demi kebaikan dan produktifitas KEK ke depan. Mengingat KEK ada dalam zona teritorial hukum Pemkab Malang. Jadi, alangkah baiknya Pemkab Malang menetapkan standar dan target kinerja pada pengelola KEK sehingga keberadaannya tidak diprasangkai menguntungkan segelintir orang,” tegasnya.

Menurut Adeng, seharusnya Pemerintah Kabupaten Malang menyodorkan beberapa syarat kepada pengelola KEK.

Misal, semua pembayaran harus menggunakan QRIS atau e-money yang tujuannya meningkatkan penerimaan daerah. Hal sederhana seperti itu, jelas Adeng, dapat diterapkan sehingga KEK bisa lebih bermanfaat.

“Kalau saja eksekutif bisa mengukur keberadaan KEK karena menghasilkan 250-300, kan gak bisa itu dijadikan ukuran. Karena mereka sekolah disana bukan gratis. Jika logikanya dibangun sama, berarti keberadaan universitas se-Malang ini kalah keren dong dengan kampus yang dikelola di KEK, kan itu konklusi dari pemikiran eksekutif,” pungkasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...