Selasa
20 Oktober 2026 | 11 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Nia Dorong Penguatan Posyandu Lewat Kolaborasi dan Insentif Kader

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-09052025

SUMENEP – Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mendorong penguatan peran Posyandu melalui sinergi lintas sektor dan perhatian lebih terhadap insentif kader.

Hal itu disampaikan Mbak Nia saat menghadiri kegiatan Advokasi dan Koordinasi Posyandu Tingkat Kabupaten yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep di MyZe Hotel, Kamis (8/5/2025).

Menurutnya, Posyandu kini berlandaskan pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

“SPM ini sangat relevan dengan 10 program pokok PKK. Perlu ada kolaborasi berkelanjutan agar Posyandu bisa optimal menjalankan fungsinya di desa,” ujar Mbak Nia, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Sumenep.

Ia menyoroti kendala klasik yang dihadapi kader Posyandu, seperti kurangnya insentif dan pendanaan operasional. Meski anggaran Posyandu berasal dari berbagai sumber, termasuk APBD dan APBDes, Mbak Nia menyebut masih banyak kader yang belum mendapatkan dukungan layak.

“Kami harap DPMD bisa mendorong para kepala desa agar memperhatikan insentif kader secara merata. Ini penting agar mereka tetap semangat dan profesional,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Ia juga meminta para Ketua Posyandu di tingkat kecamatan menjalankan tugas sesuai dengan enam SPM yang telah ditetapkan.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak layanan dasar di masyarakat. Mereka layak mendapat perhatian lebih,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, menyatakan komitmennya untuk mendorong kepala desa agar mengalokasikan anggaran bagi kegiatan Posyandu, termasuk insentif bagi para kader.

“Posyandu adalah mitra strategis pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Maka sudah seharusnya desa turut memperkuat keberadaannya melalui pendanaan dan dukungan operasional,” ujar Anwar.

Sebagai tindak lanjut, Anwar menegaskan, pihaknya akan segera mengirim surat edaran resmi kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Sumenep. Surat itu berisi imbauan agar pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk insentif kader Posyandu melalui APBDes.

“Kami akan keluarkan surat edaran kepada seluruh kepala desa agar insentif kader Posyandu dianggarkan secara jelas dan berkelanjutan di APBDes. Ini bagian dari upaya kami memperkuat Posyandu di tingkat desa,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...