MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, keluarga adalah pondasi utama dalam proses tumbuh kembang anak, baik secara emosional, sosial, maupun intelektual.
“Pola asuh orangtua, komunikasi dalam keluarga dan nilai yang diajarkan sangat menentukan arah perkembangan anak,” tutur Ika Puspitasari, dalam acara Workshop Pembinaan Pendidikan Keluarga, di aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Senin (5/5/2025),
Kegiatan untuk memperkuat peran strategis keluarga dalam membentuk karakter anak di era digital yang sarat tantangan ini diikuti para kader PKK tingkat kelurahan hingga kota.
Materi pelatihan mencakup pola asuh anak, pendidikan karakter, hingga komunikasi efektif dalam lingkungan keluarga. Narasumber yang dihadirkan dari Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur.
Menurut wali kota, kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program Sekolah Orang Tua Hebat yang telah digagas Pemkot Mojokerto sebagai upaya menciptakan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Dia menuturkan, upaya membina dan mendidik anak harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga, yang diharapkan menjadi tempat yang aman, nyaman, serta kondusif bagi tumbuh kembang anak.
“Selain itu juga sejalan dengan program kerja PKK di bidang pendidikan. Ibu-ibu sebagai pengurus PKK juga melakukan pembinaan bagi keluarga-keluarga di lingkungannya masing-masing untuk memberikan pendidikan kepada para orang tua,” jelas Ning Ita, sapaan akrabnya.
Untuk itu, dia juga mengajak seluruh kader dan pengurus PKK berkomitmen aktif dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Dia berharap, para peserta workshop mampu menjadi agen edukasi bagi masyarakat di sekitarnya.
“Kesuksesan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Maka ibu-ibu PKK diharapkan menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing,” tegasnya. (fath/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










