Sabtu
05 September 2026 | 11 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PAD 2024 Pemkab Malang Tak Penuhi Target, Ketua Fraksi PDIP Minta Evaluasi Menyeluruh

pdip-jatim-250322-abdul-qodir-adeng

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir menyoroti pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang 2024 yang tidak memenuhi target. Apalagi, capaian PAD Pemkab Malang selama beberapa tahun terakhir tidak pernah tercapai 100 persen.

Hal ini terungkap dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Malang pada Rabu (23/4/2025) lalu dengan agenda hasil pembahasan DPRD terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Malang 2024.

Diketahui, pada tahun 2024 lalu, PAD Pemkab Malang hanya terealisasi 90,12 persen dari target semula yakni Rp 1.039.565.414.636.

Capaian PAD yang tidak memenuhi target, di antaranya retribusi daerah pelayanan kesehatan RSUD Ngantang, retribusi parkir jalan umum, retribusi penyediaan tempat pelelangan ikan atau TPI, dan retribusi pelayanan tempat rekreasi dan pariwisata Wendit.

Menurut Abdul Qodir, sederet fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa Pemkab Malang kurang cermat dalam hal penentuan target retribusi.

Selain itu tidak didasarkan kajian data potensi yang ada atau memang kurang serius mendongkrak PAD. Sehingga, hal itu berdampak buruk pada tampilan APBD Kabupaten Malang dan berpotensi mengganggu pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Menurut Adeng, sapaan akrab Abdul Qodir, secara keseluruhan, Pemkab Malang menunjukkan pengelolaan keuangan yang cukup hati-hati dengan pendapatan yang tak sepenuhnya tercapai tersebut. Namun, menurutnya masih ada ruang untuk perbaikan.

Dimana realisasi belanja daerah yang lebih rendah dari target menunjukkan adanya penghematan. Namun, tambah dia, juga perlu diperiksa apa penghematan tersebut tidak mempengaruhi kualitas layanan publik atau keberhasilan program.

“Di sisi lain, rasio pajak yang rendah dan rasio kemandirian daerah yang masih kecil menjadi area yang perlu difokuskan untuk meningkatkan keberlanjutan fiskal dan kemandirian ekonomi daerah,” papar Adeng, dikutip Senin (28/4/2025).

Pihaknya merekomendasikan perlunya efisiensi penggunaan anggaran untuk prioritas pembangunan yang langsung berdampak pada masyarakat.

“Evaluasi berkala dan alihkan dana yang tidak terpakai ke program lebih mendesak serta melakukan pengawasan anggaran, yang mana pengawasan dan transparansi penggunaan anggaran dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti E Budgeting untuk memantau anggaran secara realtime,” ujarnya.

Dia menambahkan, perencanaan anggaran secara realistis, harus menggunakan pendekatan zero based budgeting untuk memastikan anggaran disusun sesuai dengan kebutuhan dan proyeksi yang realistis dengan mempertimbangkan faktor eksternal seperti inflasi dan krisis.

Adeng menilai Pemkab Malang harus melakukan pemanfaatan ruang fiskal dengan bijaksana untuk merespons kebutuhan mendesak tanpa mengganggu program prioritas. Perlu juga menyiapkan cadangan fiskal untuk kejadian tak terduga.

Legislatif juga merekomendasikan agar Pemkab Malang, melakukan diversifikasi pembiayaan. Aplikasinya, dengan mencari sumber pembiayaan alternatif, seperti kemitraan publik – swasta, untuk mengurangi ketergantungan pada transfer pusat dan mempercepat pembangunan daerah. Serta, melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

“Saya minta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan anggaran melalui forum anggaran dan platform digital untuk memastikan program yang tepat sasaran. Kemudian harus fokus pada prioritas pembangunan. Menggunakan anggaran untuk sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan yang memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Adeng juga mendorong agar Pemkab Malang meningkatkan transparansi anggaran dengan mempublikasikan laporan secara terbuka agar masyarakat dapat mengawasi penggunaan anggaran dengan efektif dan efisien. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...