Kamis
20 Agustus 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serap Aspirasi di Ngawi, Kanang Soroti Dampak Efisiensi terhadap Daerah

IMG-20250422-WA0030_copy_830x573

NGAWI – Anggota DPR RI/MPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), menggelar kegiatan serap aspirasi di Kabupaten Ngawi. Agenda yang turut dihadiri oleh Bupati Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko itu menjadi forum penting membahas hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya terkait isu efisiensi anggaran.

Dalam forum yang juga melibatkan sejumlah anggota DPRD Ngawi dan elemen masyarakat, politisi PDI Perjuangan tersebut menyoroti dampak efisiensi terhadap pelaksanaan otonomi daerah.

Ia menilai, pemangkasan anggaran yang terjadi turut memengaruhi program-program pembangunan yang telah dirancang oleh pemerintah daerah.

“Ada APBD yang akhirnya terkoreksi, termasuk Dana Alokasi Khusus yang mestinya diplot untuk pembangunan daerah,” ujar Kanang.

Ia menyebutkan, koreksi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Ngawi mencapai Rp179 miliar. Karenanya, ia mendorong pemerintah daerah untuk intens menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat agar anggaran yang sempat terkoreksi dapat kembali dialokasikan.

“Harapannya komunikasi dengan pemerintah pusat terkait anggaran ini dapat memunculkan kembali mata anggaran tersebut, sehingga bisa memperkuat APBD Ngawi yang saat ini sedang fokus pada pembangunan,” tegas mantan Bupati Ngawi dua periode itu.

Meski demikian, Kanang juga menilai efisiensi bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terlebih, menurutnya, iklim investasi di Kabupaten Ngawi menunjukkan tren positif yang dapat menjadi potensi besar bagi peningkatan PAD.

“PAD harus terus ditingkatkan dengan memberikan kemudahan investasi. Kita harus mampu bersaing dengan daerah lain. Jika investasi tumbuh, ekonomi lokal akan bergerak lebih dinamis,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kanang juga menerima masukan terkait program Koperasi Desa Merah Putih. Ia mengungkapkan adanya usulan agar peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diperkuat dalam pengelolaan koperasi tersebut.

“Disampaikan bahwa BUMDes yang sudah mandiri secara teknis bisa dilibatkan atau digabung dalam program ini, tujuannya tetap pada penguatan ekonomi masyarakat desa,” kata Kanang.

Menutup pemaparannya, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu turut menyinggung kebijakan pemerintah pusat terkait pembukaan kran impor tanpa kuota. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diiringi dengan pengawasan ketat dan peningkatan tarif pajak untuk menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

“Ketika impor dibuka, pastikan tidak ada penyelundupan atau celah-celah jalur belakang yang merugikan negara. Kebijakan harus dijalankan secara bersih agar tidak mengganggu pasar dalam negeri,” tandasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...