Rabu
09 September 2026 | 12 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

50 Pendaftar Calon Kepala Dinas di Pemkot Surabaya Mundur dari Lelang Jabatan

pdip-jatim-250321-EC

SURABAYA – Proses lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengalami dinamika cukup menarik. Banyak pendaftar calon kepala dinas baru memilih mundur setelah melihat langsung uji kompetensi yang ditayangkan langsung melalui live streaming.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan, sejumlah peserta yang awalnya ingin maju dalam seleksi jabatan kepala dinas mengurungkan niatnya setelah menyadari tantangan yang harus dihadapi.

“Pendaftar baru banyak yang mengundurkan diri setelah saya tes kepala dinasnya. Jadi banyak yang tidak maju lagi, karena kan saya sampaikan contoh ada kepala bidang atau camat ingin menjadi kepala dinas, maka dia itu harus menguasai seluruh bidang yang ada di dinas itu,” beber Eri Cahyadi, Kamis (20/3/2025).

Dia mencontohkan seorang pejabat ingin menjadi Kepala Satpol PP Surabaya, maka orang itu harus memahami seluruh bidang dalam organisasi tersebut.

“Kalau kita berbicara terkait Satpol PP, maka di situ ada empat bidang, berarti otomatis apa yang akan dilakukan di Satpol PP. Ketika saya tanya berapa jumlah PKL, maka (penertiban) PKL ini humanisnya seperti apa, yang dilakukan bagaimana,” jelasnya.

Selain itu, Eri Cahyadi mengungkap banyak peserta seleksi hanya menawarkan satu inovasi dalam proposal mereka. Artinya, inovasi yang ditawarkan calon tersebut hanya terkait satu bidang tertentu, bukan secara keseluruhan perangkat daerah (PD).

“Setelah mereka melihat saya bertanya kepada seluruh kepala dinas, yang akan maju jadi agak minder. Jadi mengundurkan diri meminta kesempatan untuk berikutnya,” ungkap Cak Eri, sapaan akrab politisi PDI Perjuangan itu.

Dia menjelaskan bahwa jumlah calon penantang kepada dinas yang mengundurkan diri dari seleksi cukup besar. Pihaknya mencatat ada sekitar 50 orang yang mundur dari seleksi kepala dinas.

Menurutnya, seleksi kepala dinas dilakukan langsung olehnya bersama sejumlah akademisi. Hal ini berbeda dengan proses seleksi lurah dan Kabid yang dilakukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Aset Rp124 M Kembali ke Pemkot, Eri Siapkan untuk Ekonomi Kerakyatan dan Fasilitas Publik

SURABAYA – Pemkot Surabaya kembali mengamankan aset lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Dorong AI Merah Putih untuk Jaga Kedaulatan Data Nasional

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong pemerintah mengembangkan gagasan “AI Merah Putih” ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Dukung Tambahan Anggaran Mitigasi Bencana, Manfaat Harus Lebih Baik

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap mendukung penambahan anggaran untuk mitigasi dan ...
KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...