NGAWI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Agus Black Hoe Budianto, menggelar kegiatan reses di Desa Sekarputih, Kecamatan Widodaren, untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dalam pertemuan ini, ia bertatap muka langsung dengan warga, mendengarkan keluhan dan kebutuhan mereka, serta menindaklanjuti aspirasi yang menjadi prioritas demi kepentingan masyarakat luas.
Legislator dari PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Desa Sekarputih merupakan salah satu kantong suara potensial dalam Pileg 2024.
Oleh karena itu, desa ini menjadi salah satu sasaran utama kegiatan reses, sebagai bentuk komitmen terhadap kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.
“Kita sepakat bahwa Desa Sekarputih ke depan akan menjadi desa binaan Agus Black Hoe. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Agus Black Hoe, Jumat (28/2/2025).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya kebutuhan akan mobil siaga yang dapat digunakan untuk keperluan darurat, seperti mengantar warga sakit ke puskesmas atau rumah sakit, evakuasi saat terjadi bencana, serta mendukung berbagai kegiatan desa.

Selain itu, warga juga berharap adanya pengembangan desa wisata di kawasan Sendang Ngiyom. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada, warga mengusulkan pembangunan wisata terpadu yang mencakup kolam renang, taman bermain anak, serta sentra kuliner dengan latar belakang hamparan sawah dan tanaman pertanian di bawah kaki Gunung Lawu.
Masyarakat juga meminta agar program pavingisasi jalan menuju kawasan wisata Sendang Ngiyom dapat dilanjutkan. Infrastruktur yang baik diharapkan dapat menunjang kelancaran akses dan meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke desa tersebut.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Agus Black Hoe menyatakan dukungannya terhadap usulan warga. Ia menilai bahwa pengembangan desa wisata merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan pendapatan desa, mendorong pertumbuhan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Gagasan ini sangat baik. Dengan adanya desa wisata, tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Menggeliatkan UMKM, serta meningkatkan pendapatan asli desa, ” tandasnya. (and/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS