Selasa
11 Agustus 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono: Harkitnas Bukan Lagi Merdeka Atau Mati

pdip-jatim-ilustrasi-hari-kebangkitan-nasional

pdip-jatim-ilustrasi-hari-kebangkitan-nasionalJAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, kebangkitan bagi bangsa Indonesia saat ini bukan lagi persoalan merdeka atau mati. Tapi bagaimana dalam era kompetisi ini bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan global.

Pramono mengingatkan, persoalan yang paling utama saat ini adalah bagaimana melakukan perang terhadap kebodohan, intoleransi, kesejahteraan, dan membuat bangsa ini sebagai bangsa yang memenangkan pertarungan pada tingkat global.

“Itulah yang harus dimaknai dari kebangkitan pada saat ini,” kata Pramono Anung, memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2016 yang jatuh pada Jumat (20/5/2016) hari ini.

Menurut mantan Sekjen PDI Perjuangan ini, masa depan bangsa ditentukan oleh para pemuda, sebab merekalah yang akan menjadi pemimpin. Merekalah yang akan mendapatkan estafet kepemimpinan di kemudian hari.

“Untuk itu, kalau bangsa  ini akan memenangkan pertarungan, yang lebih penting lagi adalah menyiapkan para pemudanya untuk mereka menjadi petarung pada dunia global di era kompetisi. Sehingga mereka bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan di tingkat global,” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, sejak diproklamirkan kemerdekaan, bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa NKRI merupakan harga mati. Komitmen terhadap NKRI penting ditegaskan kembali pada upacara Harkitnas.

“Mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya,” ujarnya.

Dia menambahkan, Indonesia harus bangkit menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global. “Pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian, dan karakter kita lah terletak kunci untuk memenangkannya,” ucap Tjahjo, yang juga mantan Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia juga berharap, peringatan Harkitnas memperbarui semangat Trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. “Jika kita konsisten, jalan kemandirian ini, insya Allah akan membawa bangsa ini mengalami kebangkitan yang selanjutnya. Yakni menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...