Sabtu
05 September 2026 | 6 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Dampak Proyek SWL, Pemkot Surabaya Sudah Surati Presiden

pdip-jatim-250108-swl

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi kembali angkat bicara terkait rencana pembangunan Surabaya Waterfront Land (SWL), proyek reklamasi di pesisir timur Kota Pahlawan.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada 2024 lalu telah mengirim surat kepada pemerintah pusat yang berisikan dampak dari proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Terutama, potensi bersinggungan langsung dengan masyarakat pesisir dan dampak ekologis terhadap lingkungan mangrove.

“Sebelum warga menolak, kami juga bersurat ke presiden (Presiden Joko Widodo) berisikan apa saja dampaknya,” kata Eri Cahyadi, Selasa (7/1/2025).

Baca juga: Komisi C DPRD Surabaya Sepakat ‘Menolak’ SWL

“Kami sampaikan sejumlah dampak yang nantinya ditimbulkan dalam proyek tersebut. Warga juga menyampaikan kepada kami yang kemudian aspirasi tersebut kami lampirkan dalam surat Pemkot untuk selanjutnya kami sampaikan kepada pemerintah pusat,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Senin (6/1/2025) lalu, Komisi C DPRD Surabaya bersepakat menolak pembangunan Surabaya Waterfront Land.

Terkait itu, Komisi C DPRD Surabaya akan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk membatalkan proyek pembangunan pulau buatan di tengah laut timur Surabaya tersebut.

Kesepakatan penolakan itu diambil setelah Komisi C menggelar rapat dengan perwakilan dari Forum Masyarakat Madani Maritim yang terdiri atas 44 elemen masyarakat.

Eri Cahyadi menegaskan, bahwa harus ada perhitungan kembali terkait dampak dan potensi masalah yang timbul dari proyek SWL.

Menurut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, bahwa sebagai bagian dari PSN, maka keputusan keberlanjutan proyek SWL menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Oleh karena itu, dia telah mengajak DPRD Kota Surabaya untuk turut bersurat ke pemerintah pusat.

“Kalau sekarang DPRD memiliki pandangan terbaik dan disepakati maka bisa disampaikan ke Kementerian. Ini seperti halnya surat dari kami kepada pemerintah pusat,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Harapannya dengan dukungan DPRD, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali kelanjutan proyek SWL.

Eri tidak menampik bahwa proyek SWL memiliki dampak positif maupun negatif. Namun dia menegaskan bahwa apabila pemerintah pusat tetap ingin menjalankan proyek SWL maka harus mempertimbangkan dampak negatif yang akan terjadi, salah satunya adalah terkait potensi banjir rob.

”Ketika yang namanya mangrove dihilangkan, mangrove kan mencegah rob. Ketika itu dikurangi, robnya akan lebih dahsyat. Siapa yang akan menahan air kalau tidak mangrove?” ujarnya.

Melalui surat sebelumnya, dia menyampaikan sejumlah dampak besar dari proyek reklamasi tersebut. Di antaranya, potensi upaya kesejahteraan nelayan yang terganggu hingga kerusakan hutan mangrove sebagai ekosistem alami pesisir.

“Ketika akan dilakukan, maka dampak ini seperti apa mengantisipasinya. Surat yang kami sampaikan ini persis seperti apa yang disampaikan nelayan,” sebutnya.

Hingga kini pemerintah pusat pun belum mengeluarkan perizinan terkait proyek SWL sebagai bentuk jawaban sementara dari surat yang dikirimkan Pemkot Surabaya.

“Sampai hari ini, masih terus rapat. Dengan surat itu, perizinan juga belum ada yang keluar. Kami pun tidak bisa mengatakan apapun (mengeluarkan perizinan). Sebab, (radius) nol sampai beberapa kilometer dari bibir pantai menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” katanya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...