Senin
20 Juli 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Alasan Kiai dan Gus Mojokerto Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim

pdip-jatim-241123-kiai-moker-dukung-TR

MOJOKERTO – Dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini atau Risma dan KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans), terus mengalir.

Seperti pada Selasa (19/11/2024) lalu, para kiai dan gus dari Mojokerto resmi menyatakan dukungannya melalui deklarasi di Pondok Pesantren Al Hidayah Mojokerto.

Deklarasi yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sejumlah ulama terkemuka. Seperti pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah KH Raden Mashadi Prawironegara atau Gus Mashadi, dan KH M Dliya’uddin Azzamzami dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam.

Hadir pula calon bupati dan wakil bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Gus Sa’dulloh Syarofi Chusaini Ilyas (Ikfina-Gus Dulloh) yang turut memberikan dukungan kepada pasangan Risma-Gus Hans.

Para Kiai dan Gus menilai visi-misi Bu Risma-Gus Hans sejalan dengan nilai-nilai religius, terutama dalam mendukung pendidikan agama dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

“Kami percaya Bu Risma-Gus Hans adalah pasangan yang mampu membawa perubahan nyata. Tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ujar Gus Mashadi, dilansir dari liputan6.com.

Menurutnya, di tengah situasi sulit seperti sekarang, perhatian terhadap pendidikan agama sangat dibutuhkan.
Banyak Pondok Pesantren Salaf, Madrasah Diniyah, dan TPQ yang kekurangan operasional, bahkan sebagian Guru Agama tidak menerima gaji yang layak.

“Kami sangat yakin program Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur No. 3 mampu mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pendidikan agama. Ini penting untuk mendukung keberlanjutan pendidikan moral dari tingkat dasar hingga pesantren,” tambahnya.

Apresiasi Rekam Jejak Risma

Para Kiai juga mengapresiasi rekam jejak Risma sebagai wali kota dan menteri sosial, yang dinilai tegas, bersih, dan peduli pada masyarakat kecil.

Kombinasi Bu Risma yang progresif dengan Gus Hans yang religius dianggap sebagai pasangan ideal untuk memimpin Jawa Timur.

“Kami siap mendukung secara total. Tidak hanya melalui doa, tetapi juga dengan menggerakkan santri, masyarakat sekitar, dan jaringan pesantren untuk bersama-sama memenangkan Risma-Gus Hans,” tegas Gus Mashadi.

Setelah deklarasi, Gus Sa’dulloh Syarofi, putra KH Chusaini Ilyas, membakar semangat yang hadir dengan Yel-Yel: 1 (Satu) Idolaku, 3 (Tiga) Gubernurku, Tidak ada Duanya. Diulang tiga kali sesuai nomer urut Bu Risma-Gus Hans.

Kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar pasangan Risma-Gus Hans diberi kekuatan dan kemenangan dalam Pilgub Jatim.

Dukungan dari para Kiai dan Gus Mojokerto ini diharapkan menjadi tambahan energi bagi Risma-Gus Hans untuk memenangkan kontestasi pemilihan gubernur. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...