Minggu
19 April 2026 | 4 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Takziah ke Rumah Korban Penganiayaan Suami, Mbak Nia Siap Kawal Hingga Tuntas

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-09102024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, takziah ke rumah Nihayatus Saadah, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia, di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (9/10/2024).

Mbak Nia, panggilan akrabnya, mengaku turut berduka atas meninggalnya Nihaya. Ia juga terenyuh mengingat korban memiliki anak kecil yang masih berumur 8 bulan.

“Untuk keluarga besar korban, saya ucapkan turut berduka cita yg mendalam. Semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujar Mbak Nia.

Selain menyampaikan duka mendalam, Mbak Nia mendengarkan langsung kesaksian keluarga korban. Ia mencoba menguatkan pihak keluarga agar tabah dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.

“Saya datang untuk memberi semangat kepada ibu dari almarhumah, dan mendoakan semoga almarhumah mendapatkan tempat yang mulya di surga Allah,” katanya.

Istri Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga keluarga korban mendapat keadilan.

“Nanti kita akan komunikasi dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) agar kasus ini dikawal sampai tuntas,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep itu berpesan kepada para perempuan agar berani speak up dan berani mengambil sikap, karena perempuan mempunyai hak untuk hidup bahagia dan hidup merdeka tanpa tekanan dan ancaman.

“Atas nama perempuan, saya berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Sementara itu, keluarga korban Nihaya, Miftah, menyampaikan terima kasih kepada Mbak Nia karena telah menyempatkan datang ke rumah duka untuk takziah. Ia juga menyampaikan kepada Mbak Nia agar kasus ini didampingi dan dikawal hingga pihak berwajib.

“Terima kasih kepada ibu Nia karena telah datang ke rumah kami menguatkan keluarga kami. Kami juga minta ke ibu agar kasus ini dikawal, dan alhamdulillah, ibu Nia siap mengomunikasikan dengan pihak KP2A,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...