Jumat
31 Juli 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Takziah ke Rumah Korban Penganiayaan Suami, Mbak Nia Siap Kawal Hingga Tuntas

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-09102024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, takziah ke rumah Nihayatus Saadah, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia, di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (9/10/2024).

Mbak Nia, panggilan akrabnya, mengaku turut berduka atas meninggalnya Nihaya. Ia juga terenyuh mengingat korban memiliki anak kecil yang masih berumur 8 bulan.

“Untuk keluarga besar korban, saya ucapkan turut berduka cita yg mendalam. Semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujar Mbak Nia.

Selain menyampaikan duka mendalam, Mbak Nia mendengarkan langsung kesaksian keluarga korban. Ia mencoba menguatkan pihak keluarga agar tabah dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.

“Saya datang untuk memberi semangat kepada ibu dari almarhumah, dan mendoakan semoga almarhumah mendapatkan tempat yang mulya di surga Allah,” katanya.

Istri Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga keluarga korban mendapat keadilan.

“Nanti kita akan komunikasi dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) agar kasus ini dikawal sampai tuntas,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep itu berpesan kepada para perempuan agar berani speak up dan berani mengambil sikap, karena perempuan mempunyai hak untuk hidup bahagia dan hidup merdeka tanpa tekanan dan ancaman.

“Atas nama perempuan, saya berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Sementara itu, keluarga korban Nihaya, Miftah, menyampaikan terima kasih kepada Mbak Nia karena telah menyempatkan datang ke rumah duka untuk takziah. Ia juga menyampaikan kepada Mbak Nia agar kasus ini didampingi dan dikawal hingga pihak berwajib.

“Terima kasih kepada ibu Nia karena telah datang ke rumah kami menguatkan keluarga kami. Kami juga minta ke ibu agar kasus ini dikawal, dan alhamdulillah, ibu Nia siap mengomunikasikan dengan pihak KP2A,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Petani Bondowoso Minta Jalan Usaha Tani dan Irigasi Jadi Prioritas

BONDOWOSO – Pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan jaringan irigasi menjadi aspirasi utama warga dalam reses ...
KABAR CABANG

Pasca 14 Siswa SMAN 1 Pandan Diduga Keracunan MBG, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Sidak Dapur SPPG

KABUPATEN PASURUAN – Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan ...
BERITA TERKINI

Dewanti Rumpoko Desak Pemerintah Tambah Sekolah Negeri di Malang Raya

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Dewanti Rumpoko mendesak pemerintah menambah sekolah negeri di Malang Raya ...
LEGISLATIF

Untari Luncurkan ASTARI, Aplikasi Digital untuk Kawal Aspirasi dan Pengawasan Publik

MALANG – Ketua Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menghadirkan inovasi ...
LEGISLATIF

Gelar Reses III, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Heru Veri Nurcahya Siap Kawal Usulan Warga

KABUPATEN PASURUAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Heru Veri NurCahya, ...
EKSEKUTIF

Perkuat SDM dan Inovasi Daerah, Wabup Lamongan Jajaki Kerja Sama Strategis dengan UNUSA

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber ...