Minggu
14 Juni 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Takziah ke Rumah Korban Penganiayaan Suami, Mbak Nia Siap Kawal Hingga Tuntas

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-09102024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, takziah ke rumah Nihayatus Saadah, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia, di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (9/10/2024).

Mbak Nia, panggilan akrabnya, mengaku turut berduka atas meninggalnya Nihaya. Ia juga terenyuh mengingat korban memiliki anak kecil yang masih berumur 8 bulan.

“Untuk keluarga besar korban, saya ucapkan turut berduka cita yg mendalam. Semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujar Mbak Nia.

Selain menyampaikan duka mendalam, Mbak Nia mendengarkan langsung kesaksian keluarga korban. Ia mencoba menguatkan pihak keluarga agar tabah dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.

“Saya datang untuk memberi semangat kepada ibu dari almarhumah, dan mendoakan semoga almarhumah mendapatkan tempat yang mulya di surga Allah,” katanya.

Istri Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga keluarga korban mendapat keadilan.

“Nanti kita akan komunikasi dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) agar kasus ini dikawal sampai tuntas,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep itu berpesan kepada para perempuan agar berani speak up dan berani mengambil sikap, karena perempuan mempunyai hak untuk hidup bahagia dan hidup merdeka tanpa tekanan dan ancaman.

“Atas nama perempuan, saya berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Sementara itu, keluarga korban Nihaya, Miftah, menyampaikan terima kasih kepada Mbak Nia karena telah menyempatkan datang ke rumah duka untuk takziah. Ia juga menyampaikan kepada Mbak Nia agar kasus ini didampingi dan dikawal hingga pihak berwajib.

“Terima kasih kepada ibu Nia karena telah datang ke rumah kami menguatkan keluarga kami. Kami juga minta ke ibu agar kasus ini dikawal, dan alhamdulillah, ibu Nia siap mengomunikasikan dengan pihak KP2A,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...