Jumat
30 Oktober 2026 | 9 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Pengelolaan Keuangan di Kalangan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Luncurkan E-Saku

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-26082024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat menghadiri acara launching Program E-Saku di SMPN 1 Banyuwangi, Senin (26/8/2024).

BANYUWANGI – Dalam upaya mendorong pengelolaan keuangan sejak dini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Bank Jatim melakukan sosialisasi pemanfaatan Program E-Saku kepada para pelajar.

Dengan e-saku, Pemkab Banyuwangi mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar jenjang SD dan SMP. Para pelajar dapat memanfaatan layanan e-saku untuk bertransaksi secara cashless.

“Saya mengapresiasi serta mendukung program yang diinisiasi oleh Bank Jatim dalam memberikan edukasi kepada pelajar SD dan SMP. Tentang bagaimana mengelola keuangan secara cerdas lewat uang sakunya, sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat hadir dalam acara launching Program E-Saku di SMPN 1 Banyuwangi, Senin (26/8/2024).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Mohammad Mufid, dan Kepala Bank Jatim Banyuwangi, Ridholi Ichwan.

Menurut Ipuk, literasi keuangan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dengan belajar mengelola uang secara bijak sejak dini, para pelajar dapat menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pada Program E-Saku tersebut, uang saku siswa diberikan dalam bentuk kartu tabungan yang akan digunakan untuk pembayaran cashless. Siswa tinggal melakukan tapping saat membeli makanan atau barang lainnya di kantin sekolah yang telah menjadi agen bank.

“Dengan cara ini, secara tidak langsung siswa bisa belajar mengelola uang sakunya dan yang lebih penting syukur-syukur bisa menabung,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga berharap, program tersebut bisa dikolaborasikan dengan Program Siswa Asuh Sebaya (SAS) Banyuwangi. Program SAS merupakan program gotong royong di mana siswa menyisihkan uang saku untuk membantu temannya yang kurang mampu. Program ini telah menghimpun dan menyalurkan dana hingga Rp21 miliar.

“Harapannya, siswa yang menyisihkan uang sakunya untuk SAS juga cukup melakukan tapping sehingga uang saku yang terkumpul di program SAS bisa dikelola dengan lebih mudah dan akuntabel,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bank Jatim Banyuwangi, Ridholi Ichwan, menjelaskan program E-Saku saat ini sudah dimulai di tiga sekolah, yakni SDN Model Banyuwangi, SDN Penganjuran 4 dan SMPN 1 Banyuwangi.

“Kami berharap pelajar semakin teredukasi untuk melakukan transaksi cashless dan tentunya juga semangat untuk menabung, menyisihkan sebagian dari uang saku yang mereka terima,” ujar Ridholi. ()

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...