Senin
02 November 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abdul Ghoni Minta PKL Dipindah ke dalam Pasar Bulak Banteng

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-19032024

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am mengatakan, pihaknya telah menggelar hearing lanjutan untuk membahas isu terkait bangunan Pasar Bulak Banteng.

Kata Ghoni, hearing itu untuk mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh Pasar Bulak Banteng, terutama terkait pengelolaan dan penggunaan lahan pasar.

Acara yang berlangsung di ruang Komisi C pada Senin (12/8/2024) tersebut dihadiri pihak-pihak terkait. Seperti Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pemangku wilayah, LPMK, dan koperasi pasar.

Menurutnya, koperasi pasar menyatakan kesiapan untuk menangani seluruh aspek terkait permasalahan ini secara menyeluruh.

“Dalam rapat juga dibahas mengenai keberadaan sekitar 46 PKL yang telah digusur Satpol PP, agar dapat dipindahkan ke dalam pasar supaya penataan pasar dapat segera teratasi,” kata Ghoni.

Dengan begitu diharapkan nanti dapat memberikan solusi konkret dan berkelanjutan untuk masalah yang ada, serta memastikan pengelolaan Pasar Bulak Banteng dapat dilakukan lebih efektif di masa depan.

Ghoni, menjelaskan bahwa dari hasil rapat dengar pendapat bersama pemangku wilayah, termasuk LPMK dan koperasi pasar, telah ditemukan titik temu mengenai persoalan pasar.

“Ada tiga pasar di area tersebut, dan di dalam area Koramil juga terdapat pasar. Seyogianya, kita perlu menilai kembali apakah pengelolaan tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi yang seharusnya,” sebutnya.

Pada rapat tersebut, Dinas BPKAD membahas persoalan terkait izin penggunaan tanah dan aspek lainnya. Pihak koperasi menyatakan kesiapan untuk menangani semua unsur terkait masalah ini.

“Oleh sebab itu, sekitar 46 PKL yang telah digusur oleh Satpol PP itu dapat segera dipindahkan ke dalam pasar,” ujar Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya itu.

Pedagang berharap hearing terakhir bersama Komisi C DPRD Kota Surabaya bisa menjadi kesempatan untuk menyelesaikan masalah yang ada dan tidak perlu diadakan lagi di masa depan.

“Kami juga menyadari bahwa masa bakti dewan saat ini adalah yang terakhir. Dengan demikian, kami ingin mendiskusikan masalah penertiban PKL yang ada di depan Pasar Bulak Banteng Abadi sebagai harapan terakhir kami,” ujarnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...