Minggu
28 Juni 2026 | 12 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masa Tugas DPRD Segera Berakhir, 3 Masalah Klasik Kota Malang Ini Masih Belum Tuntas

pdip-jatim-240622-made-rian

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengungkapkan, masih ada tiga masalah klasik di Kota Malang yang belum tuntas, jelang masa tugas anggota DPRD berakhir.

Diketahui, masa jabatan 45 anggota DPRD Kota Malang periode 2019-2024 akan berakhir pada 28 Agustus mendatang.

Berakhirnya masa jabatan para wakil rakyat itu bukan berarti permasalahan pembangunan ikut selesai.

Meski untuk kebijakan berada di tangan eksekutif, peran dewan dalam mengawal pembangunan juga menentukan penyelesaian masalah.

Made menyebutkan, tiga permasalahan yang belum tuntas merupakan hasil evaluasi internal dewan. Menurutnya, masalah yang belum tuntas ada beberapa faktor penyebab.

”Kami tidak bisa sepenuhnya menyalahkan eksekutif karena kami juga bertanggung jawab penuh. Kami mohon maaf kepada masyarakat,” ucap Made, dilansir dari radarmalang, kemarin.

Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu berharap kepada pemimpin selanjutnya, menjadi sosok yang mampu menyelesaikan tiga permasalahan besar Kota Malang.

Begitu juga dengan DPRD terpilih harus terus mengawal dan mendampinginya. ”Jadi masyarakat sudah menilai kami, kalau kinerja baik terpilih lagi pada periode 2024-2029. Itu artinya masyarakat mengakui kinerja DPRD Kota Malang,” sebutnya.

Made yang masih terpilih menjadi DPRD 2024-2029 tetap akan mengawal tiga masalah klasik itu. Dengan kata lain, semua masalah dapat tuntas 100 persen.

Sudah ada beberapa masalah yang diurai. Namun tetap saja bagi Made hasilnya masih belum terasa signifikan.

”Misalnya saja update revitalisasi Pasar Besar, apakah nanti jadi pakai APBD atau APBN tetap kami tagih ke pemkot untuk kejelasannya,” tegas Made.

Sementara itu, Pemkot Malang mengklaim sudah ada progres untuk penyelesaian masalah-masalah tersebut.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pihaknya masih berupaya minta bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk revitalisasi Pasar Besar.

”Sementara untuk Pasar Induk Gadang sudah dilakukan koordinasi dengan pihak Dishub Provinsi Jawa Timur. Dengan memanfaatkan Terminal Hamid Rusdi untuk kegiatan berjualan,” tutur Wahyu.

Sedangkan untuk penanganan banjir, pemkot sudah memberikan solusi dengan pembangunan Bozem Tunggulwulung dan peningkatan drainase mulai tahun ini.

Untuk solusi mengurai kemacetan, imbuhnya, pihaknya bakal meluncurkan program Buy The Service (BTS). Yakni program peningkatan pelayanan angkot di Kota Malang. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...
KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...
KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...