Minggu
28 Juni 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kurangi Ketergantungan pada APBD, Ketua DPRD Kota Malang: MCC Harus Beranjak Mandiri

pdip-jatim-240524-made-rian

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menekankan perlunya operasional gedung Malang Creative Center (MCC) beranjak mandiri. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap APBD mulai tahun 2025.

Made mengatakan, di tahun 2024 ini operasional MCC masih sangat bergantung pada APBD. Seperti anggaran sebesar Rp 6 miliar yang dikeluarkan untuk keperluan penambahan fasilitas umum, salah satunya yakni eskalator.

“Kami harapkan pelan-pelan dikurangi peran APBD. MCC harus mandiri,” kata Made di Kota Malang, Rabu (26/6/2024).

Meski diakui bahwa MCC dibangun dengan tidak berorientasi pada keuntungan, namun Made mengharap agar minimal MCC dapat mandiri dalam hal operasionalnya. Menurutnya, pengoptimalan pemberdayaan potensi yang ada menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan kemandirian ini.

Dia menegaskan perlunya pemanfaatan lebih lanjut dalam aspek komersial MCC untuk menarik investor, sambil tetap mempertahankan ruang-ruang untuk kegiatan non-komersial.

“Tapi tetap space untuk non komersial harus ada 1-2 lantai, lah. Hanya saja kalau saran kami, persentase komersilnya bisa lebih besar. Paling tidak agar bisa mandiri pelan-pelan,” tutur pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, merespons desakan dari DPRD agar MCC dapat mandiri tanpa bantuan APBD.

“Kami akan mengundang pengelola MCC dan Diskopindag untuk duduk bersama mencari solusi yang terbaik,” ungkap Wahyu.

Dia juga menyatakan niatnya untuk membentuk regulasi yang jelas terkait pengelolaan MCC, guna memastikan pemberdayaan yang efektif.

Meskipun optimis terkait kemandirian MCC di 2025 mendatang, Wahyu mengakui beberapa dukungan operasional dari APBD masih diperlukan, namun tidak dengan nominal yang besar.

“Ya, nanti harus diperjelas mana yang dikomersilkan dan mana yang tidak. Nanti kalau sudah oke, sepakat, kita akan mengarah untuk membentuk regulasinya. Kita akan panggil pengelola, Diskopindag, nanti akan kita pantau progresnya,” ujarnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pagi-pagi, Ibu-ibu Warga Sekitar Kantor DPC Sidoarjo Bakar Kalori dan Memperkuat Persendian

SIDOARJO – Puluhan ibu mengikuti senam bersama di pelataran kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu ...
KABAR CABANG

Festival Mural, Dinding Kantor DPC Lamongan Jadi Media Lukis Seniman Gerbangkertosusila

LAMONGAN – Dinding-dinding Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Lamongan tak lagi putih bersih, pada Minggu ...
KABAR CABANG

Ratusan Mamuda Ikuti Senam Sicita di Kantor Sekretariat DPC Magetan

MAGETAN – Ratusan mama-mama muda (mamuda) mengikuti kegiatan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di pelataran ...
RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...
KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...
KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...