Kamis
24 September 2026 | 5 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kukuhkan Volunteer, Bupati Sugiri Ingin Semua Elemen Sukseskan Grebeg Suro

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-15062024

PONOROGO – Dalam event besar, layaknya Grebeg Suro, tak pernah lepas dengan hadirnya volunteer, salah satu unsur yang mensukseskan acara. Sebanyak 80 volunteer Grebeg Suro Ponorogo 2024 dikukuhkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Pendopo Agung Ponorogo, Rabu (12/6/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Sugiri mengatakan, tiap tahunnya, pihaknya selalu berusaha untuk terus meningkatkan kualitas Grebeg Suro menjadi lebih baik.

“Tiap tahun selalu kami ingin memberikan added value agar Grebeg Suro makin bagus, dalam dan semakin menjual Ponorogo dalam arti luas,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.

Keberadaan volunteer yang beranggotakan anak muda memang selalu ada di tiap Grebeg Suro. Meskipun begitu, Grebeg Suro kali ini pun sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

Selain tanpa menggunakan APBD, pemerintah juga menggandeng pihak ketiga, entah itu event organizer, masyarakat, atau siapa saja yang merasa ‘memiliki’ Grebeg Suro, termasuk para volunteer.

“Melibatkan semua pihak untuk bersama-sama memikirkan, bersama-sama menyelenggarakan Grebeg Suro, memiliki bersama yang kita cintai,” tuturnya.

Karena itu, meskipun volunteer yang berarti relawan, alias tidak dibayar, Kang Giri ingin mereka ikut berpartisipasi mengambil bagian untuk mensukseskan Grebeg Suro.

“Effort dan etos kerja menjadi penting karena yang diselenggarakan adalah produk kebanggan kita bersama-sama yang dinamakan Grebeg Suro,” tuturnya.

“Maka mohon bantuan segala curahan tenaga, jerih payah keringatnya, waktunya, serta kaffah (totalitas) menjalankan tugas sebagai volunteer,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menuturkan, dulunya, sebutan volunteer adalah “pemandu reog”. Tugas mereka sebagai pendamping kontingen-kontingen yang datang dari luar Ponorogo.

“Mereka meng-handle kontingen di mana basecamp, di mana latihannya. Mereka (kontingen) datang ke Ponorogo di-treatment. Tugas vounteer memberikan treatment kepada kontingen dan lain-lain,” jelas Judha.

“Ini adalah event anda. Jadi, nggak hanya volunteer, elemennya juga ada brand ambassador, QOL, volunteer khusus mandu reog dari luar kota,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...