Kamis
21 Mei 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kukuhkan Volunteer, Bupati Sugiri Ingin Semua Elemen Sukseskan Grebeg Suro

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-15062024

PONOROGO – Dalam event besar, layaknya Grebeg Suro, tak pernah lepas dengan hadirnya volunteer, salah satu unsur yang mensukseskan acara. Sebanyak 80 volunteer Grebeg Suro Ponorogo 2024 dikukuhkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Pendopo Agung Ponorogo, Rabu (12/6/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Sugiri mengatakan, tiap tahunnya, pihaknya selalu berusaha untuk terus meningkatkan kualitas Grebeg Suro menjadi lebih baik.

“Tiap tahun selalu kami ingin memberikan added value agar Grebeg Suro makin bagus, dalam dan semakin menjual Ponorogo dalam arti luas,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.

Keberadaan volunteer yang beranggotakan anak muda memang selalu ada di tiap Grebeg Suro. Meskipun begitu, Grebeg Suro kali ini pun sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

Selain tanpa menggunakan APBD, pemerintah juga menggandeng pihak ketiga, entah itu event organizer, masyarakat, atau siapa saja yang merasa ‘memiliki’ Grebeg Suro, termasuk para volunteer.

“Melibatkan semua pihak untuk bersama-sama memikirkan, bersama-sama menyelenggarakan Grebeg Suro, memiliki bersama yang kita cintai,” tuturnya.

Karena itu, meskipun volunteer yang berarti relawan, alias tidak dibayar, Kang Giri ingin mereka ikut berpartisipasi mengambil bagian untuk mensukseskan Grebeg Suro.

“Effort dan etos kerja menjadi penting karena yang diselenggarakan adalah produk kebanggan kita bersama-sama yang dinamakan Grebeg Suro,” tuturnya.

“Maka mohon bantuan segala curahan tenaga, jerih payah keringatnya, waktunya, serta kaffah (totalitas) menjalankan tugas sebagai volunteer,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menuturkan, dulunya, sebutan volunteer adalah “pemandu reog”. Tugas mereka sebagai pendamping kontingen-kontingen yang datang dari luar Ponorogo.

“Mereka meng-handle kontingen di mana basecamp, di mana latihannya. Mereka (kontingen) datang ke Ponorogo di-treatment. Tugas vounteer memberikan treatment kepada kontingen dan lain-lain,” jelas Judha.

“Ini adalah event anda. Jadi, nggak hanya volunteer, elemennya juga ada brand ambassador, QOL, volunteer khusus mandu reog dari luar kota,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan: Indonesia Akan Lebih Adil Jika Perempuan Ikut Merancang Kebijakan

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan anggota parlemen perempuan harus aktif merancang kebijakan, mengawal ...
LEGISLATIF

Untari Sebut Program SMK 3+1 Buka Harapan Baru Anak Muda Jatim

Komisi E DPRD Jatim mendukung program penyaluran lulusan SMK ke luar negeri melalui Program Kelas Kebekerjaan Luar ...
SUARA MUDA

Sulitnya Kerja untuk Lulusan SMA Jadi Kegelisahan Anak Muda Bondowoso

BONDOWOSO — Di warung kopi pinggir jalan, di teras rumah-rumah sederhana, hingga lapangan kecil tempat anak muda ...
KABAR CABANG

Yudi Meira Dorong Sinergi Antar Lembaga untuk Jaga Demokrasi Kota Blitar

Yudi Meira mendorong penguatan komunikasi antara partai politik, KPU, Bawaslu, dan Kesbangpol demi menjaga ...
EKSEKUTIF

Buka Musda X LDII Ngawi, Bupati Ony Apresiasi Kontribusi Organisasi terhadap Daerah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD LDII Kabupaten Ngawi di ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pelestarian Budaya Dongko Lewat Bantuan CSR Rp400 Juta

Novita Hardini mendorong pelestarian budaya Trenggalek lewat bantuan CSR BRI Rp400 juta untuk pembangunan Lapangan ...