Kamis
21 Mei 2026 | 7 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sulitnya Kerja untuk Lulusan SMA Jadi Kegelisahan Anak Muda Bondowoso

pdip jatim 260521 yudha bondowoso

BONDOWOSO — Di warung kopi pinggir jalan, di teras rumah-rumah sederhana, hingga lapangan kecil tempat anak muda Bondowoso biasa berkumpul, percakapan yang muncul sering kali serupa: soal pekerjaan yang semakin sulit dicari.

Bagi banyak lulusan SMA di Bondowoso, kelulusan tidak selalu berarti pintu masa depan langsung terbuka. Sebagian memilih merantau, sebagian bertahan membantu orang tua, dan tak sedikit yang akhirnya hanya menunggu tanpa kepastian.

Kondisi itulah yang mulai menjadi perhatian kader muda PDI Perjuangan di Kabupaten Bondowoso.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Yudha Wahyu Prasetyo, menilai persoalan minimnya lapangan kerja bagi anak muda tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurut pria 26 tahun itu, masa setelah lulus sekolah menjadi fase yang cukup rawan ketika anak muda tidak memiliki aktivitas produktif maupun keterampilan tambahan.

“Pilihan itu diambil sebagai bentuk langkah konkret agar para lulusan SMA tersebut tidak menganggur dan tidak terjerumus ke arah tindakan kriminal guna memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Yudha yang juga pernah aktif di organisasi GMNI semasa kuliah mengaku cukup dekat dengan persoalan yang dihadapi generasi muda di Bondowoso.

Ia melihat banyak anak muda sebenarnya memiliki semangat untuk berkembang, namun sering terbentur keterbatasan akses pelatihan maupun peluang kerja.

Karena itu, ia mendorong adanya ruang-ruang pelatihan keterampilan yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda desa.

“Menghimpun generasi muda, khususnya pascalulus SMA, menjadi kebutuhan agar mereka memiliki kegiatan yang lebih bermanfaat,” katanya.

Bagi Yudha, persoalan pengangguran usia muda tidak hanya berkaitan dengan ekonomi keluarga, tetapi juga menyangkut masa depan sosial masyarakat.

Ketika anak muda kehilangan ruang bertumbuh, perlahan muncul rasa putus asa, kehilangan arah, hingga potensi persoalan sosial lain.

Suara serupa datang dari Savinna Artrinita Waninghiyun, kader muda PDI Perjuangan yang kini menjadi Wakabid Industri, Perdagangan, UMKM, Ekonomi Kreatif, hingga Pemuda dan Olahraga.

Di usia 22 tahun, Savinna mengaku cukup sering mendengar keluhan anak muda desa yang kesulitan mencari pekerjaan setelah lulus sekolah.

“Persoalan paling ramai di wilayah saya saat ini adalah sulitnya lapangan pekerjaan bagi anak muda. Padahal usia produktif seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif,” ujarnya.

Savinna menilai penguatan sektor UMKM di tingkat desa dapat menjadi salah satu jalan keluar untuk membuka peluang kerja baru.

Menurutnya, banyak anak muda sebenarnya memiliki potensi kreatif, namun belum mendapatkan pendampingan maupun pelatihan yang tepat.

Ia berharap ke depan semakin banyak program pelatihan kerja dan pengembangan UMKM yang benar-benar menyasar generasi muda desa.

Di tengah berbagai tantangan itu, keterlibatan generasi muda di partai politik mulai menunjukkan wajah yang berbeda.

Tidak lagi hanya bicara soal baliho atau pemilu lima tahunan, tetapi juga mulai menyentuh isu sehari-hari yang benar-benar dirasakan anak muda: pekerjaan, keterampilan, hingga masa depan.

Di Bondowoso, suara-suara seperti itu mulai tumbuh dari kader muda partai.

Mereka mencoba menghadirkan politik yang lebih dekat dengan kegelisahan generasi sebaya — tentang bagaimana anak muda desa tetap punya harapan untuk bertahan, berkembang, dan tidak kehilangan arah di tengah sempitnya lapangan pekerjaan. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Sebut Program SMK 3+1 Buka Harapan Baru Anak Muda Jatim

Komisi E DPRD Jatim mendukung program penyaluran lulusan SMK ke luar negeri melalui Program Kelas Kebekerjaan Luar ...
SUARA MUDA

Sulitnya Kerja untuk Lulusan SMA Jadi Kegelisahan Anak Muda Bondowoso

BONDOWOSO — Di warung kopi pinggir jalan, di teras rumah-rumah sederhana, hingga lapangan kecil tempat anak muda ...
KABAR CABANG

Yudi Meira Dorong Sinergi Antar Lembaga untuk Jaga Demokrasi Kota Blitar

Yudi Meira mendorong penguatan komunikasi antara partai politik, KPU, Bawaslu, dan Kesbangpol demi menjaga ...
EKSEKUTIF

Buka Musda X LDII Ngawi, Bupati Ony Apresiasi Kontribusi Organisasi terhadap Daerah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD LDII Kabupaten Ngawi di ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pelestarian Budaya Dongko Lewat Bantuan CSR Rp400 Juta

Novita Hardini mendorong pelestarian budaya Trenggalek lewat bantuan CSR BRI Rp400 juta untuk pembangunan Lapangan ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Siapkan Kaderisasi hingga Tingkat Akar Rumput

Deni Wicaksono mendorong kader muda PAC PDIP Pacitan aktif belajar dan berjuang bersama partai melalui penguatan ...