Sabtu
18 Juli 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Eri Resmikan Kolam Renang dan Playground untuk Anak Stunting dan Gizi Buruk

PDIP-Jatim eri-cahyadi-23052024

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan terobosan dalam mencegah stunting dan gizi buruk bagi anak-anak di Kota Pahlawan. Salah satunya, membuka kolam renang gratis bagi anak-anak stunting.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, meresmikan kolam renang yang berada di kompleks Kantor PKK Kota Surabaya, Jalan Tambaksari No 11 A Surabaya, Rabu (22/5/2024).

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri mengatakan bahwa kolam renang yang bernama Tirta Bunda itu memang dikhususkan untuk anak-anak stunting dan gizi buruk. Selain itu, kolam renang tersebut didirikan di atas lahan aset pemkot yang sebelumnya terbengkalai.

“Jadi, kami selalu memanfaatkan aset pemerintah kota untuk dijadikan (lebih) bermanfaat. Karena banyak aset pemerintah kota yang tidak dimanfaatkan, terbengkalai, dikuasai oleh satu, dua orang,” ujar Wali Kota Eri.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, pendirian kolam renang tersebut atas masukan dan arahan para profesor di bidang kesehatan anak serta aspirasi masyarakat. Menurutnya, untuk menurunkan stunting pada anak, juga perlu ditunjang dengan kegiatan olahraga.

“Nah, olahraga yang terbaik itu berenang. Sehingga kita siapkan kolam renang khusus anak stunting di Kantor PKK,” ujarnya.

Tidak hanya kolam renang, Pemkot Surabaya juga mendirikan area bermain anak atau playground di lokasi tersebut sebagai sarana melatih motorik anak. Karena itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan guru pendamping di area playground Tirta Bunda.

“Ketika salah satu olahraga terbaik untuk gizi buruk, stunting adalah berenang, itu akan mengeluarkan biaya, maka kita sediakan gratis. Dan insyaa Allah di titik yang lain akan kita siapkan (kolam renang) khusus untuk penanganan gizi buruk dan stunting,” tuturnya.

Wali Kota Eri berharap adanya kolam renang khusus stunting dan gizi buruk tersebut bisa menyiapkan sumber daya manusia yang kuat untuk menjadi penerus bangsa berkualitas.

“Sumber daya manusia itu adalah menyiapkan anak-anak, menyiapkan penerus-penerus bangsa ini memiliki jiwa yang kuat. Karena itulah kita siapkan semuanya ini,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Godok Raperda Pencegahan LGBT, Tekankan Edukasi dan Larangan Aksi Main Hakim Sendiri

DPRD Kota Malang mulai menggodok Raperda Pencegahan LGBT yang menitikberatkan pada edukasi, pencegahan, ...
KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
KRONIK

Eri Cahyadi Yakin Soekarno Cup 2026 Lahirkan Talenta Baru Sepak Bola Indonesia

Ketua Panitia Pelaksana Soekarno Cup 2026 Eri Cahyadi optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi wadah ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...