Sabtu
26 September 2026 | 11 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perdanya Disahkan, Made: Kita Ingin Kota Malang Betul-betul Jadi Kota Layak Anak

pdip-jatim-240514-made-riandiana

MALANG – DPRD Kota Malang mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Layak Anak dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (14/5/2024). Pembahasan perda usulan Pemerintah Kota Malang ini sudah berlangsung satu tahun lebih.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menandatangani keputusan pengesahan Perda Kota Layak Anak, setelah masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya. Disusul Penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan pendapat akhir.

Made menyebut, aturan tentang anak yang ditunggu-tunggu akhirnya sudah turun sesuai evaluasi dan telah disetujui oleh Gubernur Jawa Timur. “Setelah dievaluasi gubernur akhirnya ini sudah disetujui, dan hari ini kita sahkan,” kata Made.

Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini menyebutkan, Perda Kota Layak Anak masih berupa kebijakan. Pemkot Malang harus segera memperdalam aturan lewat peraturan wali kota atau perwali.

Dinas Sosial Kota Malang diminta mengawal Perwali Kota layak anak agar Pemkot Malang memiliki teknis aturan dan regulasi.

“Intinya sebenarnya Perda ini masih berupa kebijakan. Lebih tepat nanti memperdalam di Perwali dan petunjuk teknis. Makanya tadi saya sengaja memperhatikan betul ke Dinas Sosial karena dinas yang menangani Perda ini tidak akan ada artinya jika dinas tidak melaksanakan,” ujar Made.

“Sehingga kita secara teknis di dinas ini nanti untuk pelaksanaan. Nah kita harapkan Kota Malang malu lah kalau sampai kota Malang mendapat julukan kota yang tidak layak anak. Jadi kita menginginkan Malang ini betul-betul menjadi kota layak anak,” sambungnya.

Dengan adanya perda ini, lanjut Made, harapannya tidak ada lagi terjadi eksploitasi anak, pelanggaran seksual terhadap anak, dan kecelakaan-kecelakaan yang tidak perlu.

“Dengan adanya Perda ini, ada anggaran yang besar nanti di situ yang siap kita alirkan. Karena aturannya sudah ada begitupun perlindungan terhadap anak,” kata Made.

Sementara itu, penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengaku bersyukur Perda kota layak anak akhirnya disahkan di 2024.

Wahyu mengatakan, setelah Perda kota layak anak disahkan DPRD Kota Malang. Dalam waktu dekat mereka akan membuat peraturan wali kota. Sebab, dengan perwal itulah detail teknis regulasi bisa diterapkan untuk mewujudkan Kota Malang sebagai kota layak anak.

“Ya tentu kita akan lanjut dengan peraturan wali kota sebagai tidak lanjut dari perda ini. Nanti juga akan banyak hal yang akan kita lakukan terutama terkait dengan regulasi ataupun ketentuan bagaimana kita nanti bisa menerapkan Perda ini lebih baik. Akan ada regulasi pembatasan-pembatasan yang tadi disampaikan DPRD. Detailnya nanti kita akan tuangkan dalam peraturan wali kota,” ujar Wahyu. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...