Jumat
10 Juli 2026 | 1 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Trenggalek Gelar Musrena Keren di Pantai Prigi

pdip-jatim-240306-musrena-keren-1

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Musyawarah dan Perencanaan Perempuan dan Kelompok Rentan (Musrenakeren), Senin (4/3/2024). Sedikit beda dengan gelaran sebelumnya, Musrenakeren tahun 2024 digelar di Pantai Prigi 360, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.

Musrenakeren sendiri diinisiasi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin karena ingin meningkatkan dan melibatkan partisipasi perempuan dan kelompok rentan dalam penyusuan APBD sehingga jalannya anggaran belanja daerah nantinya dapat lebih inklusif.

“Inikan agenda rutin perencanaan, atau merupakan satu siklus perencanaan yang dimana inklusifitas itu berjalan,” jelas Bupati Arifin usai membuka Musrenakeren.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menilai gelaran Musrenakeren kali ini lebih dewasa, dan lebih siap.

“Jadi usulan-usulannya lebih baik dan lebih fokus masalah ekonomi. Saya senang. Terus ada usulan dari perempuan bagaimana progam sepeda keren itu dijalankan. Terus pelatihan pengusaha perempuan dijalankan. Terus juga forum anak usulannya sangat baik. Jadi saya senang mendengarnya hari ini,” sambung salah satu Wakil Ketua Apkasi itu.

Sekarang, sebutnya, sudah di masa akhir RPJMD 2026. Kemudian siklus perencanaan kembali untuk perencanaan jangka panjang 20 tahun sampai 2045.

Dia ingin semua OPD yang sudah bersamanya sekitar 8 tahun ini sekarang lebih fokus kepada aksi-aksi nyata.

“Karena kan sudah banyak perencanaan yang bagus, kemudian sudah banyak gagasan-gagasan yang coba kita advertising selama ini. Tinggal sekarang kita lebih berbasis hasil dan juga berbasis kepuasan masyarakat,” tutup Mas Ipin.

Wakil Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menambahkan, Musrena Keren itu memang kebutuhan untuk bagaimana bisa melibatkan perempuan, anak dan disabilitas dalam hal perencanaan,” terangnya.

“Harapannya tentu agar dapat kepastian apa yang menjadi usulan atau aspirasi para perempuan dan kelompok rentan itu bisa terakomodir oleh APBD. Insya Allah dalam perencanaan nanti di Musrenbang yang dikonversi dengan Musrenakeren, pasti akan mendapatkan prioritas dalam perencanaan,” tandasnya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...