Selasa
05 Mei 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Ingin Salah Pilih Pemimpin, Masyarakat Tionghoa Komunitas ‘The Silent Majority’ Dukung Ganjar-Mahfud

pdip-jatim-240206-komunitas-tionghoa-gp-2

JAKARTA – Beberapa hari jelang coblosan Pemilu 2024 dan hari libur nasional Imlek, masyarakat keturunan Tionghoa yang selama ini menjadi bagian dari ‘silent majority’ di Indonesia, akhirnya secara terbuka mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Perwakilan dari komunitas “The Silent Majority” William Hui mengatakan, selama ini masyarakat Tionghoa di Indonesia cenderung bersikap diam apalagi memperlihatkan sikap politiknya di setiap Pemilu.

Namun, sebutnya, setelah mencermati 21 program unggulan yang diusung pasangan nomor urut 3 Ganjar-Mahfud, masyarakat Tionghoa akhirnya memutuskan untuk mendukung pasangan yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Perindo dan Partai Hanura itu.

“Jangan sampai kita salah memilih pemimpin, apalagi coba-coba dengan memilih yang tidak berpengalaman dan belum teruji dalam mengelola pemerintahan. Setelah melihat rekam jejak para capres, kami memutuskan mendukung pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, di Pilpres 2024. Bagi kami mereka memiliki kriteria yang pas memimpin Indonesia,” kata William Hui di Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Dia menambahkan, alasan lain yang mendorong masyarakat Tionghoa di Indonesia mendukung Ganjar-Mahfud karena faktor partai utama yang mengusung, yaitu PDI Perjuangan.

Menurutnya, masyarakat Tionghoa tidak akan pernah melupakan jasa Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum PDI Perjuangan, dalam menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional.

“Kami sangat berterima kasih atas penghargaan itu, dan kami tidak akan melupakannya,” ucapnya. (Baca juga: Ahok Dukung Ganjar-Mahfud, Basarah: Ahokers Jangan Lagi ‘Andi Lau’)

Seperti diketahui, kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menghapuskan larangan merayakan Imlek pada tahun 2000 disempurnakan oleh Presiden Megawati melalui Keppres Nomor 12 Tahun 2002, yang memberi kesempatan pada masyarakat Tionghoa untuk merayakan Imlek sebagai libur nasional.

Sementara itu, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan, pengalaman yang dimiliki Ganjar-Mahfud di pemerintahan, termasuk komitmen mereka terhadap rakyat, menjadi alasan kuat baginya untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3 itu.

“Saya kira ini kesempatan saya seumur hidup. Kalau kita tidak memperjuangkan Mas Ganjar saat ini, kita akan menyesal seumur hidup nanti. Ganjar Pranowo adalah calon presiden yang paling pantas menjadi Presiden 2024,” kata Ahok saat menceritakan alasannya mundur sebagai komisaris utama Pertamina, di hadapan masyarakat Tionghoa.

Ahok menegaskan dirinya taat terhadap aturan dan etika politik sehingga baru dapat “turun gunung” setelah mengundurkan diri sebagai komisaris utama BUMN.

“Sekarang saya bersyukur bisa fokus kampanye untuk Ganjar-Mahfud yang selama ini kerja dan pengalamannya terbukti panjang, nyata,” tutupnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Dorong Rehabilitasi Hutan di Banyuwangi, Libatkan Kelompok Tani dan Program KBR

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ...
LEGISLATIF

Nihil Anggaran BPJS Buruh Tani 2026, DPRD Jember Soroti Prioritas APBD

Nihilnya anggaran BPJS buruh tani Jember 2026 disorot DPRD, sementara program seremonial justru bernilai miliaran. ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Siap Jadi Kolaborator Ruang Ekspresi dan Pengembangan Potensi Kreatif

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen mendukung pegiat seni, budayawan, dan generasi ...
KRONIK

PAC PDI Perjuangan Manding Bersama Warga Bersihkan Gulma di Lahan Pertanian

SUMENEP – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, menggelar aksi gotong ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Kolaborasi Pemda dan Komunitas Sosial Harus Diperluas untuk Perkuat Layanan Masyarakat

Rijanto dorong kolaborasi pemerintah dan komunitas sosial diperluas dalam Harlah Laskar Peduli Kasih Blitar. BLITAR ...
KRONIK

DPRD Banyuwangi Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda, Masrohan: Masukan Masyarakat Jadi Pertimbangan

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi melalui Panitia Khusus (Pansus) kembali melakukan pembahasan terhadap 3 ...