Kamis
16 Juli 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usung Gagasan One Health, Ganjar Bakal Naikkan Anggaran Kesehatan hingga 10 Persen

pdip-jatim-240205-gp-debat-capres-1

JAKARTA – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengusung gagasan Kesehatan Semesta yang disebutnya sebagai One Health. Gagasan ini sebagai upaya holistik untuk meningkatkan kesehatan masyarakat mulai dari promotif-preventif, tidak sekadar kuratif.

Ganjar menegaskan kesehatan semesta ini juga melingkupi unsur kehidupan manusia dan ekosistemnya termasuk juga kesehatan hewan. Belakangan, terdapat gejala zoonosis yang bisa mempengaruhi ekosistem kesehatan manusia.

Konsep Kesehatan Semesta akan dilakukan mulai dari tingkat terkecil di mana upaya promotif dan preventif yang bisa dilakukan orang per orang.

“Mulai dari olah raga, makanan sehat, hingga fasilitas kesehatan terdekat dengan tenaga kesehatan yang mumpuni di setiap desa,” papar Ganjar Pranowo, dalam debat Pilpres 2024 yang digelar KPU di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (4/2/2024).

Demi mewujukan gagasan itu, Ganjar menegaskan komitmen politik kesehatan dimulai dari mengubah formula anggaran kembali seperti sebelumnya, dipatok 5% hingga 10%.

Menurutnya, dalam kesehatan preventif atau pencegahan jauh lebih penting. Oleh sebab itu, pelayanan kesehatan harus bisa mencapai ke desa-desa untuk memberi sosialisasi ke masyarakat.

Pihaknya juga menyiapkan Program Satu Desa, Satu Fasilitas Kesehatan, dan Satu Tenaga Kesehatan. Meski demikian, tambah dia, perlu anggaran yang tidak sedikit.

Ganjar menanggapi pertanyaan panelis soal strategi dalam meningkatkan harapan hidup masyarakat Indonesia yang saat ini berada di urutan 10 dari 11 negara ASEAN.

Ganjar menyampaikan bahwa 5-10 persen anggaran yang dipotong pada pemerintahan sebelumnya, akan dikembalikan sepenuhnya bila terpilih menjadi presiden.

Menurutnya, pengembalian anggaran tersebut bisa berdampak besar pada peningkatan angka presentase harapan hidup.

“Memang ketika undang-undang sebelumnya mengatur bahwa ada persentase dari anggaran untuk kesehatan mesti diberikan, terpotong kemarin. Rasanya ini mesti dikembalikan. Angka 5 sampai 10 persen menjadi angka yang bisa memastikan dalam politik kesehatan kita, layanan itu akan bisa jauh lebih baik,” papar Ganjar.

Oleh sebab itu, Ganjar ingin mengembalikan aturan UU Kesehatan seperti sebelum direvisi pada 2023. (Baca juga: Ajak Masyarakat Jaga Demokrasi, Ganjar: Kita Mesti Lawan Politik Dinasti)

Lebih lanjut, dia ingin menguatkan peran posyandu dan dasawisma. Pemerintan nantinya akan mendampingi setiap kebijakan yang ada.

Meski demikian, Ganjar menekankan pentingnya pemerintahan mengatur politik anggaran. Oleh sebab itu, peningkatan anggaran kesehatan ini bisa dilakukan secara bertahap. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...