Rabu
21 Oktober 2026 | 5 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam, Deni: Sadarkan Semua Orang Bahwa Politik dan Hukum Sudah Seharusnya Dipandu Etika

pdip-jatim-240125-mmd

SURABAYA – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengatakan, pengunduran diri Mahfud MD sebagai Menkopolhukam sebagai langkah penuh etika di tengah berbagai kontroversi etis yang mewarnai Pemilu 2024.

“Pak Mahfud MD menunjukkan kepada rakyat Indonesia arti sebuah integritas, arti etika sebagai standar yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin. Kami semua salut dan angkat topi tanda hormat kepada Prof Mahfud,” ujar Deni Wicaksono di Surabaya, Kamis (1/2/2024).

“Pak Mahfud memegang etika dan integritas tidak dengan kata-kata, namun dengan tindakan dan suri tauladan, sesuatu yang absen ditunjukkan oleh para pejabat puncak negara dalam pemilu kali ini,” sambung politisi muda alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Deni mengatakan, saat Mahfud memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan menteri, publik pun paham bahwa tokoh asal Madura tersebut akan menjadi mata hati dan nurani bagi sebuah pemerintahan yang memegang teguh hukum.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono

“Alasan Pak Mahfud mengundurkan diri untuk menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik menyadarkan semua orang bahwa politik dan hukum sudah seharusnya dipandu etika, dan itu benar-benar ditunjukkan oleh Pak Mahfud,” ujar Deni.

Satu hal lain yang juga patut diapresiasi dari tindakan Mahfud MD selama ini adalah keteguhannya untuk menjaga nilai etis sebagai seorang menteri yang merupakan bawahan Presiden Jokowi. Meskipun berkompetisi dengan Gibran Rakabuming sebagai cawapres yang tak lain adalah anak dari Presiden Jokowi, Mahfud sudah berhasil menunjukkan etikanya dengan tidak pernah mengganggu kebijakan Presiden Jokowi.

“Pak Mahfud tidak mengintersep kebijakan politik Jokowi yang diprotes publik dan menjaga kehormatan pemerintah,” jelasnya.

Deni menegaskan, demokrasi harus berlandaskan etika sebagai fondasinya. “Dan Pak Mahfud sudah menunjukkan bagaimana fondasi etika benar-benar dia pegang teguh. Dia menunjukkan dengan baik di hadapan Presiden Jokowi, di hadapan kita semua, di hadapan rakyat Indonesia,” pungkas Deni. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...