Selasa
05 Mei 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seniman dan Massa Hajatan Rakyat Kulon Progo Titipkan Indonesia di Pundak Ganjar

seniman-dan-massa-hajatan-rakyat-kulon-progo-titipkan-indonesia-di-pundak-ganjar-pranowo-quh

KULON PROGO – Alun-Alun Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipenuhi puluhan ribu orang, Minggu (28/1/2024). Mereka antusias berdatangan ke acara bertajuk Hajatan Rakyat yang dihadiri calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Sejak pagi hari, mereka sudah memadati lokasi itu. Warga rela menantikan Ganjar hingga berjam-jam karena panggung penuh dengan hiburan. Penampilan grup band Slank membuat warga betah bertahan.

Ketika Ganjar tiba, suasana langsung meriah. Teriakan Ganjar Presiden langsung menggema.

Warga langsung histeris dan menyambut Ganjar dengan mengacungkan jari tiga. “Ganjar Presiden. Ganjar wonge dewe,” teriak mereka kompak.

Ganjar langsung menyapa puluhan ribu warga yang ada di sana. Ia langsung membakar semangat para simpatisan dan pendukungnya itu dengan program-program andalannya.

“Bapak ibu, milih makan siang gratis atau pendidikan gratis?” tanya Ganjar. Warga kompak menjawab lebih memilih pendidikan gratis.

Seorang warga bernama Lily mengatakan bahwa pendidikan gratis lebih penting untuk masa depan anak daripada makan siang gratis. “Pilih pendidikan gratis Pak, karena pendidikan lebih penting untuk masa depan anak kita,” katanya.

Sejumlah warga kemudian diminta naik ke atas panggung. Selain warga, ada seniman dan budayawan Jogja yang juga naik ke atas panggung.

Terlihat budayawan Butet Kertaradjasa juga ada di sana. Mereka kompak menuliskan harapan di pundak Ganjar.

“Utamakan pendidikan gratis sampai kuliah,Pak. Pekerjaan untuk anak muda dipermudah,” tulis mereka.

Sementara Butet menuliskan kalimat singkat. Di pundak Ganjar, ia menitipkan Ganjar agar melakukan Revolusi Cinta.

“Di pundak saya sudah ditulis harapan-harapan panjenengan. Sebagian besar titip soal pendidikan. Maka ke depan perbaikan kualitas pendidikan menjadi prioritas,” ucap Ganjar.

Sekolah gratis sampai anak berusia 12 tahun harus terwujud. Khusus yang miskin, Ganjar membuat program khusus yakni pendidikan vokasi SMK Gratis lulus langsung kerja.

“Kita lanjutkan lagi dengan program satu keluarga miskin satu sarjana. Maka dengan program pendidikan itu, anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa mengubah nasib keluarganya,” pungkasnya disambut tepuk tangan histeris puluhan ribu warga. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Buka Hotline “Lapor Cak Eri”, Warga Bisa Adukan Masalah Langsung via WhatsApp

Eri Cahyadi buka hotline “Lapor Cak Eri” via WhatsApp untuk aduan warga, guna mempercepat layanan dan evaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Ketimpangan Kinerja BUMD, Bank Jatim Dominasi Kontribusi PAD

Fraksi PDIP DPRD Jatim soroti ketimpangan kinerja BUMD, Bank Jatim dominasi kontribusi dividen hingga 86 persen. ...
EKSEKUTIF

Antisipasi Kekeringan, Rijanto Cek Stok Bulog hingga Produksi Pangan di Blitar

Rijanto cek stok Bulog dan produksi pangan sebagai langkah kesiapsiagaan Blitar menghadapi potensi musim ...
LEGISLATIF

Dewanti Dorong Penambahan Rute Trans Jatim Gajayana Jangkau Kawasan Kampus

Dewanti Rumpoko dorong penambahan rute Trans Jatim Gajayana di Malang Raya untuk menjangkau kawasan kampus dan ...
KABAR CABANG

Proses Hukum Dinilai Lambat, Keluarga Bayi Korban Penganiayaan Lapor DPC Magetan

MAGETAN – Merasa tak kunjung mendapat kejelasan setelah dua bulan melapor ke polisi, keluarga IDP, bayi perempuan ...
KRONIK

Sonny Dorong Rehabilitasi Hutan di Banyuwangi, Libatkan Kelompok Tani dan Program KBR

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ...