Selasa
23 Juni 2026 | 8 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Rajin Nginap di Rumah Warga, Siti Atikoh Sebut Agar Paham Helaan Napas Rakyat

pdip-jatim-240124-atikoh-banyuwangi-1

BANYUWANGI – Siti Atikoh Supriyanti mengatakan langkah suaminya, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, yang rajin blusukan sampai menginap di rumah warga, bukan sebuah pencitraan.

Menurutnya, Ganjar sudah rutin menginap di rumah warga selama menjabat Gubernur Jawa Tengah. Jadi, bukan hanya dilakukan karena urusan Pilpres 2024 saja.

Hal itu dia ungkapkan dalam acara Halaqah Kebangsaan di Pendopo Yayasan Bumi Sroyo, Banyuwangi, pada Rabu (24/1/2024). Kegiatan itu dalam rangkaian safari politik Atikoh ke Jawa Timur.

“Kenapa kalau keliling ke daerah-daerah Mas Ganjar biasanya itu tidur di rumah penduduk? Ini bukan pencitraan, ini sudah dilakukan sepuluh tahun selama Mas Ganjar menjadi gubernur,” beber Atikoh.

Baca juga: Ajak Masyarakat Gunakan Hak Suara di Pemilu 2024, Siti Atikoh: Pilih Pemimpin dengan Hati Nurani

Dia mengatakan, sang suami rutin tinggal di rumah warga agar mengetahui keinginan dan harapan rakyat terhadap pemimpin.

“Dengan seperti itu perjuangan, helaan napas masyarakat atau yang dilakukan masyarakat sehari-hari, apa perjuangan rakyat, itu Mas Ganjar jadi sangat paham. Dengan berbicara secara informal, di situ akan terlihat sekali permasalahan,” jelasnya.

Mantan wartawan itu mengatakan keluhan petani soal mahal dan sulitnya memperoleh pupuk juga diketahui dengan mudah ketika Ganjar menginap di rumah warga.

Atikoh juga mengatakan, pemerintah sudah seharusnya membuat program yang berpihak bagi petani karena Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno pernah berbicara urusan pangan menjadi masalah negara.

“Bung Karno berkata bahwa masalah pangan itu masalah negara, masalah mati hidupnya bangsa. Kalau kita ingin negara berdaulat di bidang pangan, tentu kebijakan harus pro-petani,” terang Atikoh.

“Jadi, dengan kekurangan itu apa yang harus dilakukan pemerintah, subsidi ditambah, kita mungkin bisa menambah jumlah pabrik yang ada di Indonesia sehingga tidak terlalu tergantung produk impor,” imbuhnya. (rio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...
KRONIK

Risma Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sigi, Pastikan Bantuan PDIP Tepat Sasaran untuk Warga

Tri Rismaharini turun langsung ke lokasi gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memetakan kebutuhan warga ...