Selasa
03 November 2026 | 3 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ungguli Paslon Lainnya, IPE: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Meningkat Signifikan

pdip-jatim-240109-gp-debat-3-5

JAKARTA – Tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan calon presiden- calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini terpotret dalam hasil survei Indonesia Political Expert (IPE) pada Januari 2024.

Direktur Riset dan Survei IPE, Agustanto Suprayoghi menyampaikan, dalam pertarungan Pilpres 2024, Anies-Muhaimin diakui mengalami peningkatan elektabilitas sejak bulan Agustus 2023 ini. Begitupun juga pasangan Ganjar-Mahfud.

“Untuk Ganjar dan Mahfud tipis berkompetisi dengan Anies-Muhaimin,” kata Agustanto dalam rilis surveinya di hotel kawasan Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2024).

Dalam data survei yang dipaparkan, terlihat pasangan Anies-Muhaimin mengalami peningkatan sebesar 4,10 persen sejak bulan Agustus 2023-Januari 2024. Sementara, pasangan Ganjar-Mahfud mengalami peningkatan sebesar 4,39 persen.

Berbeda dari kedua pasangan calon ini, kata dia, pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak mengalami peningkatan elektabilitas. “Untuk pasangan 02 mereka cenderung stagnan. Kita lihat angkanya bergerak sangat kecil,” ujarnya.

Dari data yang dipaparkan, pasangan Prabowo-Gibran hanya mengalami peningkatan elektabilitas sekitar 2,82 persen.

Agustanto menyebutkan, apa yang dilakukan pasangan Amin dan Ganjar-Mahfud, adalah berusaha kampanye dengan mengeksplorasi potensi yang dimiliki.

“Dan saya melihatnya ini strategi dampak bukan output, sementara 02 strategi output yang viral paling lama tiga minggu,” ujarnya.

Sementara, pengamat politik yang turut hadir dalam rilis survei, Ray Rangkuti menyebut terdapat beberapa faktor yang membuat elektabilitas Prabowo-Gibran macet.

Faktor tersebut antara lain tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berimbas kepada pasangan nomor urut dua, model kampanye yang monoton, hingga isu dinasti politik di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

“Tingkat kepuasan Pak Jokowi hari demi hari turun. Pasti berimbas tertahannya pasangan 02. Goyang gemoy, makan siang, dan susu gratis juga kehilangan pamor alias tidak lagi menjadi sesuatu yang viral. Kemudian model kampanye monoton, sementara pasangan 03 dan 01 terus berseliweran,” jelasnya.

“Dinasti politik ini menjadi isu yang mulai bekerja secara optimal, khususnya di kalangan mahasiswa. Bahkan, gerakan mahasiswa anti dinasti politik makin menguat,” tambah Ray.

Di sisi lain, dia mengungkapkan citra Ganjar sebagai penerus Presiden Jokowi semakin hari semakin menguat.

“Di survei juga memperlihatkan citra Pak Ganjar sebagai penerus Pak Jokowi lebih kuat dibandingkan Pak Prabowo yang semata-mata citranya nempel. Ini merupakan dua hal yang berbeda,” sebutnya.

Untuk diketahui, survei Indonesia Political Expert (IPE) ini dilakukan pada 2-16 Januari 2023 di 416 kabupaten dan 98 kota, dengan melibatkan sebanyak 2.400 responden.

Adapun, teknik survei ini dilakukan dengan metode random purposive. Sementara, margin of error yang diterapkan sekitar 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...