Rabu
16 September 2026 | 3 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilu Tinggal 28 Hari, Said Abdullah: Jawa Timur Fantastis Luar Biasa Tingkat Elektabilitasnya

pdip jatim 240117 konsolidasi said

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur, calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan DPRD Provinsi, serta caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jatim di aula Megawati Soekarnoputri, Kantor DPD Jatim di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Konsolidasi ini dilakukan selama 2 hari, mulai 17 Januari 2024 hingga 18 Januari 2024.

Ketua DPD PDI Perjuangan MH Said Abdullah mengatakan, konsolidasi ini dilakukan guna mengevaluasi kerja-kerja kerakyatan yang terus dilakukan kader PDI Perjuangan, mengingat, pemilihan umum (pemilu) tinggal 28 hari lagi.

“Hari ini bagian dari konsolidasi Partai untuk pemenangan pilpres dan pileg, karena sudah 28 hari menuju hari H. Kita berkumpul bersama untuk memantapkan diri, sudah sejauh mana kita bekerja, sudah sejauh mana kita bersama rakyat,” jelas Said Abdullah.

Menurut Said, elektabilitas Ganjar-Mahfud terus meningkat pada survey nasional dengan menyentuh angka 32,8 persen dari sebelumnya 26 persen.

Dia optimistis elektabilitas Ganjar-Mahfud akan terus naik hingga menyentuh 40 persen. Pun begitu dengan elektabilitas caleg dapil Jatim yang semakin menorehkan hasil positif.

“Kami bersyukur ternyata suara Ganjar rebound. Yang awal di berbagai survey aras nasional Ganjar 26 persen sekarang kita kebut Ganjar sudah di 32,8. Dan insya Allah saya yakin dalam satu bulan ini Ganjar bisa 40 persen,” beber Said yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

“Begitupun untuk pileg Jawa Timur fantastis luar biasa tingkat elektabilitasnya, dan mudah-mudahan ini bisa dipertahankan oleh seluruh kawan-kawan baik caleg DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten atau kota,” sambungnya.

Said Abdullah mengingatkan bahwa hasil positif ini tentunya tak lepas dari komitmen PDI Perjuangan yang selalu berpihak dan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil (wong cilik).

“Satu yang tidak pernah boleh dilupakan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik pemilihnya memang para wong cilik. Dan itulah perjuangan PDI Perjuangan,” sebutnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sri Untari Bisowarno menambahkan jika konsolidasi ini penting guna mengapresiasi dan membakar semangat para caleg dapil Jatim agar terus menggelorakan pemenangan PDI Perjuangan lebih masif.

“Kita melibatkan seluruh caleg-caleg kabupaten kota dan provinsi serta RI se-Jawa Timur dengan maksud dan tujuan untuk terus menggelorakan pemenangan di Jawa Timur yang kita sudah positif. Dan di sisa waktu 28 hari ini semuanya akan lebih bekerja keras lagi untuk kepentingan itu,” ucap Sri Untari. (alfian/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...