Kamis
03 September 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Blusukan ke Nganjuk, Ganjar Tampung Keluhan Para Petani

IMG-20240112-WA0032_copy_686x408

NGANJUK – Calon Presiden (Capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo berkunjung ke Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024).

Kehadiran Ganjar untuk menemui para petani tebu di wilayah tersebut dan melakukan diskusi dengan mereka.

“Petani tebu itu salah satu yang menjadi perhatian Ganjar-Mahfud, kami punya hipotesis yang menjadi problem dan kami juga konfirmasi ternyata betul,” ujar Ganjar.

Dalam diskusi itu, kata Ganjar, para petani banyak menyampaikan keluh kesah dan aspirasinya. Salah satunya soal benih tebu.

Benih ternyata tadi praktiknya pernah terjadi randemen sampai 11, sekarang hanya 6.5. Penurunannya sangat drastis, maka kualitasnya pasti tidak terlalu baik, harga jualnya pasti turun.

“Dan saran mereka mbok ya diperhatikan soal benih ini dan itu menjadi tanggung jawab kita,” ucap Ganjar

Kemudian yang kedua, kata Ganjar soal pupuk. Lagi-lagi problem pupuk menjadi problem nasional yang memang harus diperhatikan.

Alokasinya jauh dari cukup bahkan kalau kita hitung tadi hanya sepertiganya saja, beber Ganjar 

Selanjutnya, kata suami dari Siti Atiqoh, para petani juga mengeluhkan tentang harga jual dan kurang transparansinya di pabrik gula (PG) milik BUMN.

Cacatan kritis dari petani, kalau jual di PG swasta lebih bagus, kalau pabriknya pemerintah mesti sulit.

“Nah inilah yang dulu pernah direncanakan ada revitalisasi pabrik gula tapi belum berjalan,” urai Ganjar.

“Tadi juga ada (pernyataan munculnya) tikus ‘ndas ireng’. Ini sebenarnya kritik dari publik soal korupsi, lagi-lagi soal tidak transparan, lagi-lagi soal pelayanan yang buruk. Maka hal ini harus diperhatikan,” sambung Ganjar.

Lebih jauh, Ganjar juga menyampaikan adanya persoalan permodalan yang dinilai kurang diperhatikan oleh pemerintah saat ini.

“(Sejatinya) kalau modal bagus, (tentu) panen (juga) bagus, dan petani tidak akan bergantung pada tengkulak,” sambung politisi PDI Perjuangan itu.

Ganjar berkomitmen, dengan munculnya aspirasi-aspirasi petani itu, pihaknya akan merumuskan untuk dijadikan seabagai kebijakan publik.

Termasuk soal kebijakan impor gula yang juga dikeluhkan petani. Semestinya hasil dari petani dibeli dulu agar petani bisa mandiri dan tidak dirugikan, agar petani dalam negeri itu mendapatkan tempat pertama dan utama, pungkas Ganjar. (eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...