Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Minta Sesepuh Partai Tidak Dilupakan

pdip-jatim-para-sesepuh-partai

pdip-jatim-para-sesepuh-partaiSURABAYA – Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur YA Widodo mengapresiasi langkah pengurus sekarang, yang mengundang tokoh-tokoh tua di acara partai. Hal itu dia ungkapkan di acara syukuran HUT ke-43 PDI PDI Perjuangan, sekaligus syukuran menang pilkada serentak, di halaman kantor DPD Jatim, Kamis (21/1/2016) malam.

“Saya dan Pak Pomo berterima kasih telah diundang ke sini. Ini langkah baik, yang tidak melupakan tokoh lama yang tentu pernah punya jasa. Elek-elek-o koyok opo, tokoh-tokoh tua itu ikut berjuang, karena itu jangan dilupakan,” kata Widodo.

Dia mengungkapkan, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, yang datang sendiri ke rumahnya di Nganjuk, dan memintanya bisa hadir di acara syukuran yang dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit itu.

Oleh karenanya, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini menyempatkan waktunya menghadiri acara tersebut. Dia juga berharap, DPC-DPC di kabupaten/kota se-Jatim bisa menggelar acara serupa dan kegiatan lainnya, agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Selain YA Widodo, tampak hadir L Soepomo, yang juga salah satu pelaku sejarah PDI Perjuangan di Kota Surabaya. Mantan anggota DPR RI ini duduk di kursi depan bersama YA Widodo, pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, dan undangan lainnya.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, mengungkapkan, tokoh-tokoh partai yang sudah lanjut usia, mendapat perhatian dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Bahkan, usai acara makan malam bersama Presiden Joko Widodo usai penutupan Rakernas I di Jakarta pekan lalu, Megawati minta pengurus baru agar tetap memperhatikan para sesepuh partai.

“Setelah makan malam, Ibu Mega perintahkan kepada kita, agar para sesepuh partai harus diperhatikan. Bu Mega menyebut betul nama Pak Pomo, kemudian Pak Widodo, Pak Djuned, beliau-beliau ini yang di antaranya harus diperhatikan,” kata Kusnadi.

Menurut Kusnadi, ke depan, tradisi mengundang para sesepuh dan tokoh-tokoh partai di acara yang digelar DPD PDI Perjuangan Jatim, akan dilanjutkan.

Gelar wayang kulit mengambil lakon Gatotkoco Winisudo yang dimainkan dalang Ki Didik Yulianto atau Didik Banteng berlangsung meriah. Tidak hanya kader PDI Perjuangan, masyarakat penggemar pertunjukan wayang kulit pun memenuhi kursi di tiga tenda besar yang terpasang di halaman kantor DPD. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...